Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jokowi Kepincut Konsep SMKN Jateng

Jokowi Kepincut Konsep SMKN Jateng

PEMERINTAHAN redaksi31/08/2023 - 11:00 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepincut dengan keberadaan SMKN Jateng yang telah meringankan warga miskin. Dia siap meniru konsep sekolah itu ke ranah nasional di provinsi lain.

Sebagai informasi, SMKN Jateng merupakan sekolah gratis untuk siswa miskin meliputi asrama, seragam, makan-minum, serta biaya sekolah yang gratis. SMK Jateng adalah sekolah yang diinisiasi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sejak kali pertama berdiri pada 2014, sekolah asrama gratis khusus siswa miskin itu telah meluluskan ribuan siswa. Total sudah ada tujuh angkatan dengan 1.837 orang lulusan.

“Saya kira ini sebuah inisiatif yang sangat bagus dari Gubernur Jateng. Ini dulunya BLK, digeser menjadi SMK, dan khusus untuk keluarga yang tidak mampu,” kata Jokowi, dalam kunjungan bersama Ganjar di SMKN Jateng di Semarang, Rabu (30/08).

Menurut Presiden, ada dua alasan yang membuatnya kepincut SMK Jateng. Pertama, itu bagus untuk keluarga yang tidak mampu dan tidak dipungut biaya. Justru sekolah dibiayai semua oleh Pemerintah Provinsi Jateng, meliputi seragam, sepatu, makan, hingga boarding school yang sangat bagus.

“Kedua, saya melihat sarana dan prasarana, kalau saya melihat SMK di provinsi lainnya jauh lebih bagus mesin-mesinnya, CNC sampai ke mesin dasar semua ada,” tambahnya.

Kemudian, kata Jokowi, lulusannya juga telah dihubungkan (link) ke semua industri. Selain itu juga, ada kursus Bahasa Jepang untuk lulusannya yang juga mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Jepang.

“Tadi pagi juga ada kursus Bahasa Jepang untuk mendapatkan beasiswa college di Jepang,” tuturnya.

Jokowi menilai hal ini bagus untuk penanganan kemiskinan, agar segera tertangani dengan baik. Karenanya, Presiden siap memerintah Mendikbudristek Nadiem Makarim untuk mendatangi SMK Jateng.

“Nanti saya akan perintah Mendikbud untuk datang ke sini. Dievaluasi lagi, dan bisa diperluas lagi di provinsi lain, untuk keluarga yang tidak mampu. Nanti Mendikbud biar ke sini kalau menurut saya bisa. Mendikbud biar ke SMK di Semarang ini baru nanti kita putuskan. Saya lihat bagus,” ucap Presiden.

Siswa SMKN Jateng Yunita Indriyani Kurnia mengatakan, ia sangat terbantu karena bisa sekolah di SMKN Jateng. Dengan bersekolah di SMK Jateng, diharapkan bisa membantu ekonomi keluarga.

“Harapannya, semoga SMK lebih maju lagi walaupun jabatan Gubernur Jateng Pak Ganjar Pranowo telah usai. Harapannya semoga Bapak Ganjar bisa menjadi Presiden Indonesia,” harap siswa yang orang tuanya bekerja sebagai penjual nasi pecel dan perawat burung.

Siswa peserta kursus Bahasa Jepang, Hilmy Nur Aditiyawan menyatakan, dia merupakan lulusan SMK Jateng yang saat ini menempuh kuliah beasiswa di Jepang.

“SMK Jateng sangat bermanfaat karena saya dari keluarga pas-pasan. Tadi saat ketemu Presiden, menyampaikan agar beasiswa yang di Jepang sama seperti di SMK Jateng, jadi full beasiswa. Harapan kami sekolah full beasiswa ini bisa diangkat sebagai program nasional, karena banyak yang kurang mampu,” ucapnya.

Siswa SMKN Semi Boarding SMKN 1 Demak, Adelia Rose Hawa, yang sempat bertemu dengan Presiden, berharap agar program seperti SMK Jateng dibawa ke Nasional.

“Biar anak-anak kurang mampu dan yatim piatu seperti saya, bisa melanjutkan sekolah. Presiden mengiyakan,” kata siswa asal Kabupaten Cilacap ini. (hms)

Jokowi smk jateng
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.