Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kelola Sampah Jadi Bernilai Guna

Kelola Sampah Jadi Bernilai Guna

PERISTIWA redaksi27/12/2023 - 12:00 WIB

Masyarakat di sekitar wisata Kenjeran Surabaya, salah satunya Kampung Sepeda Air, banyak menghasilkan sampah plastik. Berangkat dari hal tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (Abmas)Institut Sepuluh Nopember (ITS) sosialisasikan pengelolaan sampah plastik menjadi produk bernilai guna dengan metode ecobrick.

Ketua Tim Abmas ITS, Alfuad Deka Isyrra Somala mengungkapkan, kegiatan ini dilatarbelakangi banyaknya sampah plastik di Kampung Sepeda Air. Di sisi lain, kurangnya sosialisasi menyebabkan rendahnya pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah plastik. “Padahal, sampah plastik dapat dikelola menjadi barang yang bernilai,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Fuad itu.

Melihat permasalahan tersebut, Fuad dan timnya memberdayakan masyarakat untuk mengubah sampah plastik menjadi barang bernilai melalui metode ecobrick. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan panduan bagi masyarakat terkait pengelolaan sampah plastik yang tepat guna,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, tim Abmas yang terdiri dari mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri tersebut memberikan buku panduan pada masyarakat terkait pengolahan sampah plastik dengan metode ecobrick. Mereka juga dibantu oleh karang taruna setempat untuk menyosialisasikan konsep ini kepada masyarakat.

Mahasiswa semester akhir tersebut menjelaskan bahwa proses pengelolaan dimulai dengan mengumpulkan, mencuci, dan mengeringkan sampah dan botol plastik. Setelah itu, mereka mencoba membuat ecobrick yang dapat menghasilkan produk bernilai. ”Antara lain meja, kuri, dan gapura peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 16 Juli lalu ini mendapat antusiasme besar dari masyarakat sekitar. Mahasiswa asal Kota Pontianak ini berharap masyarakat dapat mengelola sampah plastik menjadi barang bernilai secara mandiri melalui pembekalan dan sosialisasi yang mereka berikan. “Dengan begitu, sampah dan botol plastik yang menumpuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tutupnya. (ita)

ecobrick Mahasiswa ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.