Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Kemenag Bentuk Ditjen Pondok Pesantren

Kemenag Bentuk Ditjen Pondok Pesantren

PEMERINTAHAN redaksi24/10/2025 - 14:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi memerintahkan Kementerian Agama untuk membentuk Direktorat Jenderal Pesantren. Pembentukan Ditjen Pesantren ini menjadi kado Presiden di Hari Santri, Rabu (22/10).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, pembentukan Ditjen Pesantren bermula dari kasus ambruknya ponpes Al Khoziny. Peristiwa ini menurut Mensesneg menjadi gambaran bahwa pemerintah perlu memperhatikan pondok-pondok pesantren di tanah air.

“Kita mendapatkan fakta bahwa tampaknya kita semua pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada pondok-pondok pesantren kita. Yang menurut data hari ini berjumlah kurang lebih 42 ribu pondok pesantren tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Mensesneg di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/10).

Mensesneg menjelaskan, Presiden sejatinya memberikan atensi kepada pondok pesantren. Seperti, masalah keamanan bangunan pondok pesantren yang belum sesuai prosedur.

“Bapak Presiden memberikan petunjuk kepada kita, yang diwakili Kementerian PU. Untuk melakukan asesmen terhadap bangunan-bangunan pondok pesantren kita dari sisi keamanan secara teknis,” kata Mensesneg.

Menurutnya itu berlaku untuk pembangunan lembaga-lembaga pendidikan yang berbasis agama. Termasuk pula rumah-rumah ibadah agar secara teknis sipil keamanannya harus memenuhi standar minimal.

Presiden juga, lanjut Mensesneg, sangat memperhatikan proses pendidikan pondok pesantren. Presiden ingin para santri dibekali ilmu, tidak hanya agama, namun juga berbasis teknologi dan ekonomi.

“Harapannya, para santri dalam menghadapi masa depan memiliki bekal cukup lengkap, tidak hanya dari sisi akhlak dan keagamaan. Tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk ilmu-ilmu ekonomi,” ujarnya.

Mensesneg juga menyampaikan mengenai keterlibatan santri dalam proses pembangunan gedung. Termasuk dalam proses pendidikan untuk adanya pembekalan ilmu konstruksi sipil.

“Melatih para santri dari pondok pesantren masing-masing untuk dilakukan pembekalan keilmuan minimal di bidang bangunan, konstruksi maupun sipil. Harapannya, ketika ada proses-proses pembangunan di setiap pondok pesantren, ada santri yang memiliki keilmuan dalam hal pendirian bangunan-bangunan,” katanya. (rri)

Ditjen Pondok Pesantren
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.