Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kindcrete, Bisnis Vas Berbahan Beton

Kindcrete, Bisnis Vas Berbahan Beton

PERISTIWA redaksi14/01/2021 - 16:00 WIB

Masa pandemi Covid-19 bukanlah halangan bagi mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk terus berinovasi. Empat mahasiswa Departemen Teknik Sistem dan Industri, Departemen Teknik Material, Departemen Teknik Komputer, dan Departemen Arsitektur ITS berkolaborasi menggagas pembuatan vas berbahan beton menggunakan limbah fly ash (abu terbang).

Muhammad Fahlul Alhabsy, Daniel Arya Wikanindita, Muhammad Faruq Saputro, dan Shalahuddin Akbar Aviecena berhasil membuat gagasan tersebut menjadi sebuah bisnis vas yang diberi nama Kindcrete. “Nama ini merupakan akronim dari dua kata bahasa Inggris, kind dan concrete, yang berartikan beton yang ramah,” ungkap Muhammad Fahlul Alhabsy atau yang biasa disapa Fahlul.

Selaku ketua tim, Fahlul menjelaskan bahwa inovasi bisnis ini dilatarbelakangi oleh limbah fly ash yang dianggap berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Apalagi jumlah pemanfaatan fly ash yang masih minim, mengingat terdapat 1.046.560 ton fly ash yang belum diolah oleh PT PLN. “Ditambah sustainable product yang tersedia di Indonesia juga terbatas,” beber Fahlul.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Fahlul dan tim mencoba mendayagunakan limbah fly ash yang ada dengan teknik solidifikasi. Teknik ini dipilih untuk menjadikan produk bernilai jual tinggi yang aman bagi lingkungan “Produk ini diharapkan menjadi produk ramah lingkungan yang berimbas kepada gaya hidup modern yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kindcrete ini, menurut Fahlul, memiliki beberapa jenis bentuk vas yang bernama Dira, Meru, Kuma, dan Arsa. Keempatnya ini memiliki karakteristik masing-masing yang menjadi ragam pilihan konsumen. Vas bunga beton ini dibanderol kisaran harga dari Rp 39 ribu hingga Rp 54 ribu tergantung jenisnya.

Lebih lanjut, Fahlul menuturkan, jenis vas Kuma memiliki bentuk yang simpel dan fleksibel untuk berbagai jenis ruangan. Meru memiliki kaki berbahan dasar dari kayu dengan perpaduan warna coklat yang memberikan kesan natural. Arsa yang abstrak cocok untuk orang-orang yang kreatif dan berani dalam berkehendak. Sedang terakhir, Dira yang lebih simpel dan elegan, menggambarkan kekokohan yang tercitra dari kontur yang berbentuk lingkaran.

Kindcrete ini pun sudah mulai merambah pasar dengan mempromosikannya melalui Instagram Advertisement yang berhasil menjangkau hingga 2.911 orang. Belum lagi lewat akun e-commerce Tokopedia dan media edukasi Instagram yang semakin melebarkan pasar dari produk vas bunga beton ini.

Selain itu, Kindcrete buatan Fahlul dan tim ini dilengkapi dengan katalog produk online dan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai ajang publikasi guna mempromosikan produk Kindcrete.

“Sehingga pemasaran produk kami dapat dilakukan secara online dan virtual dalam menarik konsumen melalui layanan yang memudahkan,” imbuh pemuda kelahiran 1998 ini.

Dalam hal kontinuitas usaha, Fahlul mengungkapkan, timnya menyasar generasi milenial dan masyarakat usia 30-50 sehingga produk vas bunga beton ini didesain simpel dan elegan. Tak hanya itu, Kindcrete juga dipasarkan pada perkantoran, restoran, kafe dan coffee shop sebagai konsumennya. “Ini menjadikan produk kami sebagai bisnis sustainable yang prospektif dengan menawarkan berbagai fitur yang inovatif,” jelasnya.

Berkat inovasi bisnis yang dinilai ramah bagi lingkungan, keempat mahasiswa ini telah berhasil mendapat pengakuan sebagai juara favorit pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-33 dalam bidang Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) yang dihelat secara daring, beberapa waktu lalu.

Fahlul berharap Kindcrete ini bisa dikembangkan dan diaplikasikan ke lini produk yang lebih luas lagi. “Bukan hanya jadi produk yang berupa vas beton saja, tapi juga bisa dikembangkan dan direalisasikan untuk produk furnitur lainnya seperti meja, kursi, dan juga tidak menutup kemungkinan untuk produk lainnya yang sejalan dengan pengembangan material beton dan fly ash,” pungkasnya penuh harap. (ita)

Kindcrete Mahasiswa ITS Vas Berbahan Beton
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.