Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kisah Sukses Bisnis Travel Mahasiswa ITS

Kisah Sukses Bisnis Travel Mahasiswa ITS

PERISTIWA redaksi16/10/2019 - 16:00 WIB

Tak hanya di bidang akademik, mahasiswa juga dapat berkembang di dunia bisnis. Muhammad Alvan Al Huda, mahasiswa Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) adalah salah satu contohnya.

Bersama saudara kembarnya, ia mampu mengembangkan bisnis travel hingga menghasilkan omzet ratusan juta rupiah.

Memulai kisahnya, Alvan menuturkan, tekanan ekonomilah yang membawanya sampai pada fase ini. Ketika itu, sang ayah jatuh sakit dan kondisinya semakin menurun.

Belumlah usai dengan urusan tersebut, keluarganya kena tipu hingga harus melunasi hutang dalam jumlah yang besar.

“Saat itu saya kelas dua SMA, hanya membawa niat untuk terjun ke dunia bisnis yang awalnya tidak pernah saya minati,” jelasnya.

Sebelum berada di posisinya kini, berbagai pengalaman usaha telah ia jalani. Hingga nasib menuntunnya, menjadi seorang sopir perusahaan travel. Berawal dari sinilah, wawasan dan pengalamannya seputar dunia travel mulai terbuka.

“Saya akhirnya tahu banyak hal, dari harga mobil Jeep, penginapan, sampai harga tiket wisata yang bermacam-macam,” ungkap mahasiswa asal Pasuruan ini.

Akhirnya, memasuki tahun pertama kuliah, ia bersama saudara kembarnya, Muhammad Alvin Al Huda, berniat mendirikan layanan jasa travel berbasis website.

Huni Raya Group, begitulah Alvan menamai perusahaan travel wisata itu. “Jasa travel ini awalnya saya fokuskan untuk paket wisata Gunung Bromo,” sambungnya.

Agar bisnis ini berjalan, keduanya sepakat membagi peran. Alvan berperan sebagai Chief Executive Officer (CEO), sedangkan Alvin mengurus bagian operasional dan marketing. Melalui adanya progres yang sangat signifikan, pembagian peran ini berjalan lancar sesuai harapan.

“Selama setahun awal, bisnis kami sudah memiliki empat belas paket utama yang hingga saat ini berkembang menjadi empat puluh paket untuk wisata Bromo, Batu, Malang, dan Ijen,” tuturnya.

Sambung Alvan, paket yang ditawarkan terdiri dari paket wisata, adventure, sewa mobil Jeep dan sewa hotel. Mobil Jeep yang telah terdaftar hingga saat ini berkisar sebanyak 140 unit dari empat jalur wisata berbeda.

Akta pendirian perusahaan pun juga telah dikantongi sejak Februari 2019, membuat perusahaan ini semakin berkembang. “Dalam satu tahun terakhir, Huni Raya Group sudah melayani sekitar 400 pelanggan dan menghasilkan omzet 400 juta,” terangnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, pria dengan hobi futsal ini selalu mengutamakan kualitas pelayanan. Tidak hanya memposisikan diri sebagai bos saja, tetapi juga sebagai karyawan.

Bahkan demi pelayanan, ia tidak segan memberi kompensasi liburan gratis bagi pelanggan yang mengalami kendala Jeep mogok. “Pernah kami rugi hingga dua juta untuk kompensasi, tapi orientasi kami bukan uang, namun kepercayaan pelanggan,” jelasnya.

Kemajuan usahanya ini tak lepas dari peran kedua orangtua. Di balik kehebatan usahanya ini, putra Ibu Setyani ini mengambil inspirasi dari orangtuanya sendiri.

Perintah langsung mereka yang mengarahkannya agar keluar dari zona nyaman, menjadi alasan keistimewaan mereka dibanding orangtua kebanyakan.

Guna menyeimbangkan bisnis dan akademik, putra dari wanita bernama Setyani ini selalu menarget batas minimum yang harus dicapainya. Misal dalam kuliah, ia menarget Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3.0.

Sedangkan untuk bisnis, harus membuat artikel dan poster promosi minimal dua konten dalam sehari. “Kalau kata ibu saya, kuncinya adalah keluar dari zona nyaman,” ucapnya.

Ke depan, anak terakhir dari empat bersaudara ini berharap bisnisnya akan semakin berkembang dan bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain. Alvan percaya, hasil tidak pernah menghianati usaha. Siapapun yang berusaha akan menuai apa yang ia tanam.

“Jika kamu kerja sebanyak sepuluh juta dan hanya dapat satu juta, maka sembilan juta sisanya akan Allah berikan di waktu yang lain. Begitu juga sebaliknya,” pungkasnya. (ita)

Bisnis Travel Mahasiswa ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.