Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»CANGKIR KOPI»Kopi Indonesia Berguru ke Vietnam

Kopi Indonesia Berguru ke Vietnam

CANGKIR KOPI redaksi27/07/2017 - 12:00 WIB

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan kementeriannya akan belajar dari Vietnam untuk meningkatkan produksi kopi di dalam negeri. Upaya ini dilakukan untuk menggapai mimpi menjadi produsen kopi nomor 2 di dunia, mengalahkan Kolombia.

“Kita sekarang berada pada urutan ke-4, setelah Brasil, Kolombia, dan Vietnam. Mimpi kita bisa menjadi nomor 2,” ujar Amran saat Rapat Kerja RAPBN-P 2017 dengan Komisi IV di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/7).

Ia mengatakan, Kementan fokus penggunaan anggaran negara untuk penyaluran benih, bibit untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai produsen rempah-rempah sejagad.

“Kita sudah minta Kepala Dinas se-Indonesia untuk mengajukan proposal berdasarkan keunggulan komparatif di masing-masing daerah, termasuk untuk kopi,” dia menjelaskan.

Saat ini produksi kopi di dalam negeri mencapai 0,6 ton per hektare (ha) per tahun. Target Indonesia, produksi ini meningkat 1 ton per ha per tahun.

“Kita bisa jadi kedua di dunia kalau bisa meningkatkan produksi 1 ton per tahun karena luasan lahan pertanian cukup 1,2 juta ha,” jelas dia.

Dalam upaya meningkatkan produktivitas tersebut, Indonesia akan berguru pada Vietnam. “Saya baru kunjungan ke Kolombia, sudah bertemu dengan Menteri Pertanian Vietnam, mereka berjanji untuk menerima delegasi kita untuk belajar karena produksi mereka 2,5 ton per ha,” paparnya.

Selain kopi, Amran juga menargetkan akan mendorong produksi rempah-rempah lain, seperti lada, cengkih, dan kakao. “Lada itu permintaannya luar biasa. Sedangkan kakao, industrinya sudah cukup di dalam negeri, tapi bahan baku kurang. Ini akan kita dorong mengembangkan di daerah sentra,” pungkasnya. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

‘Sampai Nanti, Hanna!’ Rilis Desember

07/11/2024 - 14:00 WIB

Bank Jatim Terima TOP BUMD Awards

07/03/2024 - 16:00 WIB

Kopi Jawa Barat Go Global

04/03/2020 - 16:00 WIB

Merupakan test posting semata yang ada

27/08/2019 - 07:56 WIB

Kopi Indonesia Diperkenalkan di Kairo

17/05/2019 - 16:00 WIB

‘Ngopi Merapi’ Bareng Bupati Klaten

26/01/2019 - 16:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.