Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno yang melibatkan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama PWI Lampung di Gedung Dewan Pers, Jakarta.
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir, menjelaskan bahwa kedua agenda nasional tersebut akan dilaksanakan secara bersamaan pada pekan kedua April 2027. Penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan berdekatan dengan bulan suci Ramadan 1448 Hijriah.
Menurut Akhmad Munir, peringatan HPN secara simbolis tetap akan dilaksanakan pada 9 Februari 2027, namun dalam format sederhana. Sementara rangkaian utama kegiatan akan dipusatkan pada April 2027 bersamaan dengan penyelenggaraan Porwanas. Kebijakan ini diambil untuk memastikan partisipasi optimal dari seluruh insan pers di Indonesia.
Keputusan penunjukan Lampung sebagai tuan rumah dituangkan dalam surat keputusan resmi PWI Pusat yang kemudian diserahkan kepada pengurus daerah. Penetapan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Lampung untuk menunjukkan kesiapan sebagai penyelenggara event berskala nasional yang melibatkan ribuan wartawan dari seluruh Indonesia.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyambut positif keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat keputusan resmi dan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mempersiapkan pelaksanaan acara secara maksimal.
Dalam waktu dekat, dokumen penetapan tersebut juga akan disampaikan kepada Rahmat Mirzani Djausal sebagai bentuk sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur, akomodasi, serta rangkaian kegiatan pendukung lainnya.
Penyelenggaraan HPN dan Porwanas secara bersamaan diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Selain menjadi ajang silaturahmi insan pers, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat profesionalisme jurnalistik serta solidaritas antarwartawan.
HPN sendiri merupakan agenda tahunan yang memperingati peran pers dalam pembangunan nasional, sementara Porwanas menjadi ajang olahraga yang mempertemukan wartawan dari berbagai daerah. Kombinasi kedua kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer yang produktif sekaligus mempererat jejaring antar insan media di Indonesia.
Dengan penunjukan ini, Lampung memiliki waktu persiapan yang cukup untuk memastikan penyelenggaraan berjalan sukses. Fokus utama ke depan adalah penguatan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, organisasi pers, hingga stakeholder terkait lainnya guna menghadirkan event yang berkualitas dan berkesan. (tas)

