Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam pembinaan generasi Qurani melalui pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV Tingkat Kota Surabaya Tahun 2026. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Jumat (6/2/2026).
Wali Kota Eri menegaskan bahwa Dewan Hakim memiliki posisi sentral dalam menentukan kualitas penyelenggaraan MTQ. Ia berharap Dewan Hakim mampu menjaga objektivitas penilaian serta menjunjung tinggi integritas demi melahirkan kafilah terbaik dari Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Eri Cahyadi mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan prestasi Surabaya pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 di Kabupaten Jember, di mana Surabaya berhasil naik ke peringkat keempat.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tujuan utama MTQ bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan menjaga marwah Surabaya sebagai kota religius yang melahirkan banyak tokoh agama dan ulama berpengaruh.
“Kita ingin mengembalikan marwah Kota Surabaya sebagai kota yang kuat di bidang keagamaan. Prestasi itu penting, tetapi nilai-nilai yang tumbuh dari MTQ jauh lebih utama,” ujar Eri.
Wali Kota Eri juga menyampaikan optimisme bahwa Surabaya mampu meraih hasil terbaik pada MTQ tingkat provinsi mendatang. Ia menyebut Surabaya memiliki modal besar sebagai pusat berkumpulnya para kiai, masyayikh, dan ulama.
Selain prestasi, Eri memberi perhatian khusus pada keberlanjutan pendidikan para peserta MTQ. Ia meminta agar kafilah berprestasi yang masih menempuh pendidikan formal diberikan beasiswa sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah kota.
“Kita tidak hanya memberi hadiah lomba, tetapi juga memastikan masa depan mereka melalui beasiswa pendidikan. Inilah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga generasi penebar kebaikan,” tegasnya.
Melalui MTQ XXIV ini, Wali Kota Eri berharap lahir kafilah-kafilah unggulan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia menutup sambutannya dengan harapan agar Surabaya kembali menjadi yang terbaik di bidang keagamaan di tingkat Provinsi Jawa Timur. (tas)
