Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali menjadi magnet wisata selama libur Lebaran 2026. Hingga akhir periode libur nasional dan cuti bersama, jumlah kunjungan tercatat mencapai sekitar 40 ribu orang, dengan dominasi keluarga yang membawa anak-anak.
Lonjakan pengunjung tersebut menunjukkan bahwa KBS masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan. Selain lokasinya yang strategis, konsep wisata edukatif yang ditawarkan dinilai menjadi daya tarik utama.
Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, menjelaskan bahwa momen Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata sekaligus memberikan pengalaman belajar kepada anak-anak.
Menurutnya, sebagian besar pengunjung lebih memilih menjelajahi area satwa dibandingkan menikmati wahana permainan. Interaksi langsung dengan hewan dinilai memberikan pengalaman yang lebih berkesan, khususnya bagi anak-anak yang ingin mengenal berbagai jenis satwa secara nyata.
Akses dan Fasilitas Dukung Lonjakan Pengunjung
Dari sisi akses masuk, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur yang paling banyak digunakan pengunjung. Selain itu, keberadaan Tunnel TIJ–KBS turut berkontribusi signifikan terhadap arus kunjungan, dengan persentase mendekati setengah dari total pengunjung.
Menariknya, tidak hanya wisatawan domestik, KBS juga menerima kunjungan wisatawan mancanegara selama periode Lebaran. Jumlahnya mencapai ratusan orang hingga hari kedua perayaan, menambah keragaman pengunjung di kawasan tersebut.
Satwa Baru Jadi Daya Tarik
Salah satu faktor yang meningkatkan minat kunjungan adalah kehadiran anakan satwa hasil pengembangbiakan. Beberapa di antaranya seperti kapibara, merak, musang, dan landak menjadi pusat perhatian, terutama bagi pengunjung anak-anak.
Keberadaan satwa-satwa muda ini memberikan nilai tambah tersendiri karena pengunjung dapat melihat langsung perkembangan kehidupan hewan. Hal ini memperkuat posisi KBS sebagai destinasi wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga edukatif.
Komitmen Edukasi dan Konservasi
Meski tidak ada penambahan koleksi satwa baru, pengelola KBS tetap fokus pada upaya konservasi melalui perawatan dan pengembangbiakan satwa. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk menjaga keberlanjutan daya tarik wisata.
Selain itu, berbagai fasilitas penunjang turut dihadirkan untuk melengkapi pengalaman pengunjung. Di antaranya wahana edukatif seperti Kids Zoo, Animal Edutainment, hingga Bioskop 7 Dimensi yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif.
Dengan kombinasi antara rekreasi dan edukasi, KBS terus mempertahankan eksistensinya sebagai destinasi unggulan di Surabaya, khususnya saat momentum libur panjang seperti Lebaran. (tas)

