Libur Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momen yang dinanti. Perjalanan wisata, kunjungan keluarga, hingga agenda akhir tahun yang padat sering kali membuat tubuh kelelahan jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.
Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Theresia Indah Budhy drg MKes Sp PMMF, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan selama menikmati liburan panjang.
Menurutnya, langkah sederhana seperti pemilihan pakaian yang tepat dapat memberikan dampak besar bagi kondisi tubuh. Di musim hujan, suhu udara cenderung lebih dingin dan berisiko menurunkan daya tahan tubuh.
“Gunakan pakaian yang menghangatkan tubuh. Jaket, mantel, hingga penutup kepala dan telinga penting untuk menjaga stabilitas suhu tubuh, terutama saat berada di luar ruangan,” ujarnya.
Tak kalah penting, Prof Theresia menyoroti kebiasaan makan selama liburan. Godaan kuliner khas daerah sering membuat wisatawan lupa menjaga keseimbangan gizi.
“Pilih makanan bergizi seimbang, cukup protein, karbohidrat, dan sayur. Pastikan juga kebersihan makanan. Jangan asal memilih tempat makan hanya karena lapar,” pesannya.
Ia juga menyarankan untuk membatasi minuman dingin dan manis, serta memperbanyak konsumsi air putih. Selain menjaga metabolisme, air putih membantu tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan.
Agar tubuh tetap bugar, Prof Theresia mengingatkan pentingnya istirahat yang cukup. “Liburan bukan alasan untuk mengorbankan jam tidur. Minimal enam jam tidur tetap harus terpenuhi,” katanya.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki santai, stretching, atau olahraga ringan juga disarankan untuk menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh kelelahan.
Lebih dari itu, ia menekankan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Menikmati liburan tanpa tekanan, konflik, dan stres akan membantu tubuh tetap sehat.
“Rasa bahagia akan memicu hormon positif yang menjaga keseimbangan tubuh. Jadi, nikmati setiap momen liburan dengan hati yang bahagia,” tutup Prof Theresia. (tas)

