Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Ludruk Daya Tarik Turis ke Jatim

Ludruk Daya Tarik Turis ke Jatim

SENI BUDAYA redaksi04/07/2017 - 11:00 WIB

Salah seorang tokoh yang juga Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Jatim Drs Nurwiyatno MSi menilai kesenian ludruk merupakan salah satu potensi dan daya tarik mendatangkan turis ke Jatim.

“Ludruk adalah kesenian lokal yang tak tergantikan dan tidak sedikit wisatawan sangat menyukainya, termasuk turis,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Minggu (2/7) pagi.

Pria yang menyatakan niatannya maju sebagai calon Wakil Gubernur Jatim di Pilkada 2018 tersebut juga mengaku sangat mengapresiasi seniman-seniman, terutama pemeran ludruk yang terus berusaha tampil terbaik meski saat ini kurang mendapat perhatian.

Menurut dia, perubahan zaman dan maraknya sinetron serta film di televisi sangat mempengaruhi kehidupan kesenian ludruk yang setiap penampilannya mengedepankan kearifan lokal dengan nilai luhur budaya sangat tinggi.

“Tapi bagaimana pun juga, saya sangat mengapresiasi dan memuji eksistensi kesenian ludruk di Jatim, beserta seluruh pihak yang terus berupaya menjadikan ludruk tetap ada,” ucapnya.

Selain itu, Inspektur Provinsi Jatim tersebut mengingatkan kepada para seniman bahwa kesenian asli Jatim ini sangat memiliki potensi ekonomis jika dapat dikemas dengan baik.

Terlebih, kata dia, kekhususan atau kekhasannya inilah yang membuat ludruk tidak dapat di temui di daerah lain selain di Jatim sehingga diharapkan menjadi pemicu pergerakan ekonomi karena sebagai bagian dari pengembangan sektor ekonomi kreatif yang sedang digalakkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini.

“Harapannya, dengan keuletan penggiat seni di Jatim, kesenian tradisional semacam ludruk dapat kembali berjaya dan bisa dibanggakan oleh masyarakat,” kata mantan Penjabat Wali Kota Surabaya tersebut.

Cak Nur pada Sabtu (1/7) malam berkesempatan menyaksikan pertunjukan ludruk di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya bersama sejumlah pengurus Dewan Kesenian Jatim (DKJT) yang digelar oleh kelompok kesenian ludruk Irama Budaya dengan mengangkat lakon “Ayahku Pulang”.

Kedepan, ia mengaku akan berusaha membantu memecahkan masalah kesenian ini dengan memikirkan bersama para penggiat seni yang ada di Dewan Kesenian Jatim mencari jalan keluar agar kesenian dan budaya Jatim terus terlestarikan. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.