Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Magang di Lithuania, Mahasiswa UNAIR Belajar Kolaborasi Global

Magang di Lithuania, Mahasiswa UNAIR Belajar Kolaborasi Global

PERISTIWA Ita Nasyi’ah02/06/2026 - 19:35 WIB
Fiona Lim, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga
Fiona Lim, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga

Pengalaman internasional tidak selalu hadir melalui ruang kuliah, seminar akademik, atau dokumen kerja sama antaruniversitas. Bagi Fiona Lim, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), pelajaran paling berharga justru datang dari interaksi sehari-hari dan percakapan sederhana selama mengikuti program Erasmus+ KA171 Short-Term Traineeship di Lithuania.

Mahasiswa UNAIR tersebut menjalani program magang di International Office Šiaulių Valstybinė Kolegija, sebuah perguruan tinggi di Lithuania yang aktif mengembangkan kerja sama internasional. Melalui program itu, Fiona memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana berbagai program mobilitas mahasiswa dan kolaborasi lintas negara dirancang serta dijalankan.

Selama beberapa minggu mengikuti program magang, Fiona tidak hanya terlibat dalam aktivitas administrasi dan koordinasi internasional, tetapi juga mempelajari proses di balik penyelenggaraan program pertukaran mahasiswa yang selama ini sering dilihat secara sederhana dari sudut pandang peserta.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah keterlibatan dalam persiapan Blended Intensive Programme (BIP) Erasmus+, sebuah program internasional yang mempertemukan peserta dari enam negara, yaitu Spanyol, Portugal, Lithuania, Estonia, Latvia, dan Turki.

Melalui tugas tersebut, Fiona melihat secara langsung bagaimana komunikasi, koordinasi, dan kerja sama lintas negara menjadi faktor penting dalam menyukseskan sebuah program internasional. Ia memahami bahwa setiap kegiatan melibatkan banyak detail teknis yang harus dipersiapkan secara matang oleh berbagai pihak.

Menurut Fiona, pengalaman tersebut membuka perspektif baru mengenai pentingnya kolaborasi global dalam dunia pendidikan. Ia melihat bagaimana individu dari berbagai latar belakang budaya dan sistem pendidikan mampu bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.

Namun, pelajaran yang paling membekas justru hadir di luar tugas formal yang dijalankannya. Lingkungan kerja internasional mempertemukannya dengan mahasiswa, staf kampus, dan masyarakat dari berbagai negara yang memiliki budaya, bahasa, serta cara pandang yang berbeda.

Berbagai percakapan yang terjadi dalam keseharian menjadi ruang pembelajaran yang tidak ditemukan di ruang kelas. Dari diskusi ringan tentang budaya, makanan, hingga kehidupan sosial di masing-masing negara, Fiona memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman dunia sekaligus mengenali identitas budayanya sebagai warga Indonesia.

Meski tidak menguasai bahasa Lithuania, Fiona merasakan bahwa rasa ingin tahu dan keterbukaan mampu menjadi jembatan untuk membangun komunikasi. Pengalaman tersebut membantunya memahami bahwa perbedaan budaya bukanlah hambatan, melainkan kesempatan untuk belajar dan memperluas wawasan.

Selain mendapatkan pengalaman baru, Fiona juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan Indonesia kepada rekan-rekan internasional yang ditemuinya. Ia berbagi cerita mengenai kekayaan budaya, kuliner, destinasi wisata, hingga kehidupan masyarakat Indonesia yang ternyata masih belum banyak dikenal oleh sebagian peserta internasional.

Bagi Fiona, momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Ia melihat tingginya antusiasme teman-teman internasional saat mendengar berbagai cerita tentang keberagaman budaya dan keindahan alam Tanah Air.

Tidak hanya memperoleh wawasan akademik dan budaya, Fiona juga menemukan lingkungan kerja yang mendukung selama menjalani magang. Ia menyampaikan apresiasi kepada para pembimbingnya, Guoda dan Eglė, serta rekan kerja bernama Şule yang menurutnya memberikan dukungan dan sambutan hangat sejak hari pertama.

Suasana kerja yang inklusif membuat proses adaptasi berlangsung lebih mudah. Pengalaman tersebut membantu Fiona membangun rasa percaya diri dalam menghadapi lingkungan baru sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya.

Menurutnya, program Erasmus+ telah memberikan lebih dari sekadar pengalaman bekerja di luar negeri. Program tersebut menjadi sarana pengembangan diri yang memperkuat kemampuan adaptasi, memperluas jejaring internasional, dan membangun pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya kolaborasi global.

Pengalaman Fiona juga menunjukkan bahwa pendidikan internasional tidak hanya berfokus pada aspek akademik. Interaksi sosial, pertukaran budaya, dan hubungan antarmanusia menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran yang membentuk karakter serta perspektif global mahasiswa.

Meski berlangsung dalam waktu relatif singkat, program magang di Lithuania memberikan dampak jangka panjang bagi Fiona. Ia tidak hanya membawa pulang pengalaman profesional, tetapi juga pemahaman baru tentang bagaimana dunia yang beragam dapat terhubung melalui komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai perbedaan.

Kisah Fiona menjadi gambaran bagaimana program mobilitas internasional dapat membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk berkembang di tingkat global. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar tentang dunia, tetapi juga belajar memahami diri sendiri dan peran yang dapat mereka berikan di tengah masyarakat internasional yang semakin terhubung. (ita)

Erasmus KA171 Erasmus Plus FEB Unair Fiona Lim kolaborasi global magang di Lithuania Mahasiswa Unair pendidikan internasional pertukaran budaya Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.