Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Mahasiswa FKG UNAIR Raih Juara Nasional Lewat Inovasi AI untuk Pemetaan Saraf Rahang Pasien

Mahasiswa FKG UNAIR Raih Juara Nasional Lewat Inovasi AI untuk Pemetaan Saraf Rahang Pasien

PERISTIWA Ita Nasyi’ah22/05/2026 - 17:02 WIB
Tim mahasiswa FKG UNAIR saat menerima penghargaan juara nasional lomba Literature Review tingkat nasional.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi di bidang teknologi kesehatan. Tim mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi UNAIR yang terdiri atas Akmal Umara Adli, Felice Kanaya Chandra, dan Bayu Cahyo Bintoro berhasil meraih juara pertama dalam ajang lomba Literature Review tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah.

Dalam kompetisi tersebut, tim FKG UNAIR mengangkat gagasan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berbasis deep learning untuk membantu proses operasi bedah ortognatik atau bedah pemotongan rahang. Teknologi tersebut dirancang untuk memetakan posisi saraf rahang pasien secara otomatis sebelum tindakan operasi dilakukan.

Akmal Umara Adli menjelaskan bahwa ide penelitian tersebut berangkat dari tantangan nyata yang kerap dihadapi dokter bedah mulut dan rahang saat melakukan operasi. Menurutnya, prosedur bedah ortognatik memiliki tingkat presisi yang sangat tinggi karena kesalahan kecil dapat berdampak serius terhadap kondisi pasien.

“Pada operasi pemotongan rahang, dokter harus bekerja dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi karena posisi saraf sangat sensitif. Kesalahan kecil saja dapat menyebabkan cedera saraf permanen pada pasien,” ujar Akmal.

Ia menuturkan bahwa teknologi AI berbasis deep learning dinilai mampu membantu dokter dalam memetakan area saraf secara lebih cepat dan akurat. Dengan bantuan sistem tersebut, proses simulasi operasi yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik.

Menurut Akmal, timnya ingin mengkaji sejauh mana kemampuan teknologi AI modern dapat diterapkan secara aman dalam proses perencanaan operasi rahang. Oleh sebab itu, penelitian mereka berfokus pada analisis berbagai jurnal internasional yang membahas penggunaan AI dalam dunia bedah mulut dan maksilofasial.

“Kami mencoba menelaah apakah AI saat ini sudah cukup aman dan akurat untuk membantu proses simulasi pemotongan rahang yang biasanya dilakukan secara manual oleh dokter,” katanya.

Selain meningkatkan efisiensi waktu kerja dokter, pemanfaatan teknologi AI juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap keselamatan pasien. Sistem digital yang mampu mendeteksi dan memetakan saraf rahang secara presisi diyakini dapat meminimalkan risiko kesalahan saat operasi berlangsung.

Dalam presentasinya di hadapan dewan juri, tim mahasiswa UNAIR menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam dunia kedokteran tidak hanya berkaitan dengan percepatan layanan medis, tetapi juga peningkatan standar keamanan pasien.

Mereka menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam perencanaan operasi dapat membantu mengurangi antrean tindakan bedah karena waktu persiapan operasi menjadi lebih singkat. Selain itu, dokter juga dapat bekerja lebih efisien dengan dukungan sistem berbasis data dan analisis visual yang lebih detail.

Meski demikian, proses penyusunan karya ilmiah tersebut tidak berjalan mudah. Akmal mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah melakukan penyaringan terhadap ratusan jurnal internasional yang memiliki topik serupa.

“Kami harus membaca banyak jurnal dengan tema AI dan operasi rahang. Tantangannya adalah memilah mana penelitian yang benar-benar relevan dengan operasi bedah rahang mayor dan mana yang hanya membahas tindakan sederhana seperti pencabutan gigi bungsu,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa timnya kemudian menyusun metode penyaringan jurnal secara lebih ketat agar data yang digunakan benar-benar sesuai dengan fokus penelitian. Proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan kesimpulan yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi tim mahasiswa FKG UNAIR untuk terus mengembangkan riset di bidang teknologi kesehatan digital. Mereka berharap gagasan yang telah dipresentasikan dalam ajang kompetisi tidak berhenti sebagai karya lomba semata, tetapi dapat dilanjutkan menjadi penelitian akademik yang lebih mendalam.

Akmal menuturkan bahwa ke depan mereka berencana menyempurnakan naskah penelitian tersebut agar dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah kedokteran gigi. Selain itu, penelitian tersebut juga diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi perencanaan operasi digital berbasis AI di Indonesia.

“Harapannya, teknologi perencanaan bedah digital berbasis AI ini nantinya tidak hanya menjadi konsep penelitian, tetapi juga dapat diterapkan secara bertahap di rumah sakit gigi dan mulut di Indonesia,” pungkasnya. (ita)

AI kedokteran gigi bedah ortognatik Deep Learning FKG Unair inovasi kesehatan Mahasiswa Unair operasi rahang teknologi medis
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.