Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Mahasiswa ITS Gagas Program SGREEFIT, Solusi Terintegrasi Atasi Obesitas Nasional

Mahasiswa ITS Gagas Program SGREEFIT, Solusi Terintegrasi Atasi Obesitas Nasional

PERISTIWA Tiara AS06/01/2026 - 17:53 WIB
Tim SGREEFIT di Pimnas ke-38 (foto: Dok Humas ITS)
Tim SGREEFIT di Pimnas ke-38 (foto: Dok Humas ITS)

Masalah obesitas di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun dan berdampak luas, tidak hanya pada kesehatan masyarakat tetapi juga pada pembiayaan sistem jaminan kesehatan nasional. Merespons kondisi tersebut, Tim SGREEFIT dari mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah program dengan strategi terintegrasi untuk membangun ekosistem kebugaran yang berkelanjutan.

Gagasan ini berangkat dari belum optimalnya penanganan obesitas secara sistematis di Indonesia. Selain meningkatkan risiko berbagai penyakit, obesitas juga dinilai berkontribusi pada tekanan anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang selama ini menanggung sebagian besar biaya penanganan penyakit terkait obesitas.

Melalui SGREEFIT, mahasiswa ITS menawarkan pendekatan terpadu yang menghubungkan layanan kesehatan dengan fasilitas kebugaran. Program ini memanfaatkan infrastruktur yang telah ada, seperti BPJS Kesehatan, aplikasi Mobile JKN, serta pusat kebugaran, lalu mengintegrasikannya dalam satu alur penanganan obesitas yang lebih sistematis dan terukur.

Konsep SGREEFIT dirancang berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB), yang menekankan tiga faktor utama dalam membangun kebiasaan berolahraga. Faktor tersebut meliputi sikap positif terhadap manfaat olahraga, dukungan norma sosial yang diperkuat oleh institusi, serta kemudahan akses fasilitas kebugaran yang didukung regulasi.

Dalam implementasinya, faktor pertama diperkuat melalui pemanfaatan teknologi smart gym dan Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi kesehatan peserta. Faktor kedua didukung melalui sinergi dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Sementara faktor ketiga diwujudkan lewat kemudahan akses ke fasilitas kebugaran yang bekerja sama dengan sistem jaminan kesehatan.

Program SGREEFIT dimulai dari tahap konsultasi medis untuk memperoleh rekomendasi aktivitas fisik sesuai kondisi masing-masing peserta. Selanjutnya, peserta menjalani program olahraga di pusat kebugaran yang terhubung dengan BPJS. Untuk menjaga konsistensi dan motivasi, sistem ini juga dilengkapi unsur gamifikasi berupa pemberian poin dan voucher bagi peserta yang menjalani program secara disiplin.

Pengembangan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, tenaga medis, ahli gizi, sport scientist, hingga partisipasi aktif masyarakat. Seluruh rancangan kebijakan dan rekomendasi teknis telah dirangkum dalam dokumen policy brief sebagai dasar implementasi program secara lebih luas.

Berdasarkan perhitungan tim, penurunan prevalensi obesitas sebesar 35 persen melalui program ini berpotensi mengurangi beban pengeluaran BPJS Kesehatan hingga sekitar Rp10,5 triliun. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi bahwa sebagian besar biaya akibat obesitas selama ini ditanggung oleh BPJS, sehingga penghematan tersebut dinilai signifikan dalam membantu menekan defisit anggaran.

Atas inovasi tersebut, Tim SGREEFIT yang dibimbing oleh dosen ITS Alfan Purnomo berhasil meraih medali perak kategori presentasi pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 tahun 2025. Inisiatif ini juga menjadi kontribusi ITS dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin ke-9 terkait industri, inovasi, dan infrastruktur.

Ke depan, program SGREEFIT diharapkan dapat dikembangkan sebagai salah satu strategi nasional dalam penanganan obesitas di Indonesia secara berkelanjutan dan berbasis kolaborasi. (tas)

BPJS Kesehatan obesitas ekosistem kebugaran berkelanjutan ITS mahasiswa ITS inovasi kesehatan obesitas di Indonesia SGREEFIT ITS solusi obesitas nasional
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.