Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Mahasiswa Unair Duta Pustaka Nasional

Mahasiswa Unair Duta Pustaka Nasional

KOMUNITAS redaksi20/02/2025 - 12:00 WIB

Rafael Azkal Vellano, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil menjadi pemenang Duta Pustaka Nasional 2025. Gelar ini didapat oleh Rafael setelah sebelumnya menjadi juara di tingkat Jawa Timur.

Menjadi pemenang, Rafael menginisiasi sebuah inovasi yang berdampak dalam kompetisi tersebut. Berbekal latar belakang akademik yang sedang ia tempuh saat ini, Rafael berharap bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterkaitan hubungan erat antara kesehatan hewan, dan kesejahteraan manusia.

Rafael mengatakan bahwa inovasi yang ia ciptakan berupa buku edukatif berjudul Inapet Falls Book. Buku terrsebut khusus dirancang untuk anak-anak usia 7-10 tahun. “Buku ini saya kemas secara kreatif, agar anak-anak dapat memahami pentingnya kesehatan hewan, dengan cara yang menyenangkan dan interaktif,” tuturnya, usai penganugerahan gelar di ballroom BG Junction, Sabtu (15/02).

Menurut Rafael, membentuk kesadaran dini penting untuk mencegah penyakit zoonosis. Penyakit ini merupakan penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Rafael menekankan, bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum paham betul mengenai bahaya zoonosis, yang berdampak besar bagi kesehatan masyarakat secara luas.

“Saya ingin agar anak-anak sejak dini sudah memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan hewan. Dengan begitu, di masa depan mereka tidak hanya peduli terhadap hewan, namun juga fokus terhadap dampaknya bagi kesehatan manusia,” imbuhnya.

Setelah menyandang gelar pemenang Duta Pustaka Nasional, Rafael tidak ingin berhenti di situ. Mahasiswa angkatan 2021 itu memiliki rencana untuk memperluas dampak inovasinya. Rafael bertekad untuk melakukan audiensi ke berbagai instansi, seperti Perpustakaan Nasional Indonesia dan dinas perpustakaan di berbagai provinsi.

Selain itu, Rafael juga ingin mengadakan lebih banyak sosialisasi dan kolaborasi dengan beberapa komunitas literasi. Tujuannya untuk memperkuat inovasi di bidang pendidikan. “Harapannya program literasi ini bisa diterapkan lebih luas, tidak hanya di ranah Jawa Timur tetapi di seluruh Indonesia,” ujar Rafael.

Pada akhir, Rafael mengucapkan pesan inspiratif untuk generasi muda agar selalu berani bertindak, dan tidak sekedar memiliki ide. Menurutnya, terdapat tiga kunci utama dalam memajukan dan membangun literasi di Indonesia. Yakni inovasi, realisasi, dan kolaborasi.

“Indonesia bukan kekurangan pemuda yang inovatif, melainkan kekurangan pemuda yang berani maju dan merealisasikan ide-idenya. Oleh karena itu, saya berharap kepada generasi muda untuk lebih aktif ke depannya, dalam menciptakan inovasi yang berdampak baik bagi masyarakat,” tutup Rafael. (ita)

Mahasiswa Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.