Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Mahasiswa Unair Edukator Museum di Kanada

Mahasiswa Unair Edukator Museum di Kanada

PERISTIWA redaksi14/01/2025 - 15:00 WIB

Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) menjadi jembatan bagi Nicholas Winston Ong. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) itu mendapat kesempatan menimba ilmu di University of British Columbia (UBC), Kanada.

Mahasiswa dengan panggilan Winston itu memilih UBC karena tekadnya untuk mengembangkan ekosistem alam Indonesia dengan memperdalam ilmu kehutanan di salah satu fakultas forestry terbaik dunia.

“Saya memilih University of British Columbia karena saya bertekad mengedepankan pengembangan ekosistem alam Indonesia, dan UBC kebetulan memiliki salah satu fakultas kehutanan dengan penelitian paling terkemuka di dunia,” ujar Winston.

Selain mengikuti perkuliahan, Winston juga terpilih menjadi edukator di Beaty Biodiversity Museum. Ia menceritakan bahwa pengalaman tersebut sangat meningkatkan kemampuan komunikasinya.

“Pengalaman menjadi edukator di Beaty Biodiversity Museum sangat berkesan karena saya dapat meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus berdiskusi dengan ahli-ahli ilmu hewan yang relevan dengan bidang saya,” ujarnya

Winston juga mengatakan bahwa tantangan akademik di UBC cukup berat. Ia menyebut bahwa mahasiswa di UBC sangat kompetitif karena universitas ini merupakan institusi penelitian terbesar di Kanada.

“Terlebih, pembelajaran seringkali dikaitkan dengan penalaran dan case study sehingga membutuhkan gabungan pengetahuan umum, logika, dan penguasaan materi. Maka dari itu, saya mengatasinya dengan memanfaatkan waktu belajar sebaik mungkin dan rutin berdiskusi dengan dosen serta asisten dosen pada waktu office hours,” jelas Winston.

Sebagai penutup, Winston mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan mengikuti Program IISMA. Menurutnya, IISMA telah memberikan dampak besar kepada berbagai sisi kehidupnya.

“Dari segi mental, saya menjadi lebih siap untuk hidup dan belajar di luar negeri. Sementara itu, dari segi karier, pengalaman menjadi edukator museum dan diskusi dengan dosen di UBC sangat membekali saya untuk masa depan sebagai dokter hewan,” ucapnya.

Winston berharap pengalaman yang ia peroleh selama program IISMA dapat menjadi bekal untuk berkontribusi lebih besar kepada Indonesia. Ia berharap, setelah mengikuti IISMA dapat mengembangkan negara Indonesia dan mengabdi sebagai insan akademis. “Kepada mahasiswa lain, jangan takut mendaftar dan juga jangan lupa beribada. (ita)

Mahasiswa Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.