Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Metode Alternatif Pembersihan Behel Gigi

Metode Alternatif Pembersihan Behel Gigi

KESEHATAN redaksi10/01/2018 - 16:00 WIB

Breket (behel) gigi yang terlepas merupakan masalah yang sering dihadapi oleh pengguna. Bagi dokter gigi, breket yang lepas juga merepotkan, karena harus mengulang prosedur pemasangan dari awal.

Prosedur ulang pemasangan breket mencakup proses membersihkan breket dari bahan adesif yang menempel sebelumnya. Dalam proses inilah diperlukan sebuah metode yang dapat melepas bahan adesif tersebut dengan cepat, mudah, aman, serta tidak mengubah karakteristik breket dalam hal warna dan kekuatan tempel.

Selama ini, proses pembersihan umumnya dilakukan dengan pembakaran dan sandblasting, yaitu sebuah proses penyemprotan breket dengan menggunakan Alumunium Oksida untuk menghilangkan sisa bahan adesif.

Namun, proses sandblasting selain memerlukan ketrampilan khusus, juga terbilang tiidak murah karena menggunakan partikel Alumunium Oksida yang mahal. Sedangkan, pembakaran biasanya menyebabkan perubahan warna pada breket.

Inilah yang menjadi latar belakang Gina Maringka dalam melakukan penelitian untuk menemukan suatu metoden pelarut yang dapat melepas bahan adesif dari breket sehingga breket dapat dipakai lagi tanpa mengalami perubahan karakteristik.

Gina menuangkan penelitiannya dalam disertasinya yang berjudul “Sistem Pelarut Solvosis dan Efektifitas Pelepasan Adesif Breket Metal Ortodontik” yang ia presentasikan pada sidang doktor yang berlangsung Kamis (4/1) di Aula FKG Universitas Indonesia (UI).

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa metode solvosis dengan sistem pelarut (gabungan pelarut organik N-Methyl-2-Pyrrolidone, katalis Zn Asetat, surfaktan Triton X-100, dan gelombang mikro) dapat melepas bahan adesif dari breket metal secara langsung dalam waktu 3 menit tanpa merusak karakteristik kekuatan dan warna breket.

Dengan metode solvosis, proses pembersihan breket metal lebih bersih, tanpa cacat, dan tetap mengkilap dibandingkan metode pembakaran dan sandblasting, sehingga dapat dikatakan bahwa metode ini merupakan metode alternatif terbaik dalam melakukan proses pembersihan breket metal saat ini. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.