Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Nabi Mengajarkan Cinta Tanah Air

Nabi Mengajarkan Cinta Tanah Air

PEMERINTAHAN redaksi02/12/2017 - 09:00 WIB

Memperingati Maulid Nabi mengingatkan misi kenabian yang diperintahkan Allah SWT. Misi kenabian yang pertama adalah mengajak manusia bertakwa. Misi kenabian kedua adalah kesalehan sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11) malam.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan misi kenabian diwujudkan dalam kesalehan individu dan sosial. “Keberhasilan Nabi Muhammad membangun kota Madinah adalah contoh bagaimana kita bisa membangun Madinah-Madinah yang baru,” ujar Presiden.

Piagam Madinah, lanjut Presiden, merupakan terobosan yang besar bukti penghormatan kepada hukum yang menjaga kepentingan bersama. Kepala Negara menyampaikan tugas semua untuk melanjutkan misi kenabian yang rahmatan lil alamin.

Anak-anak, menurut Presiden, harus diajarkan kesantunan, diajarkan kebaikan, dan menghormati hukum. Ia melanjutkan bahwa yang kaya harus membantu yang miskin begitu lah yang harus dilakukan oleh Bank Mikro dan program kesejahteraan lainnya seperti KIS, KIP, dan PKH.

“Semoga maulid nabi menjadi pintu bagi Indonesia untuk menjadi negara yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaaffur,” pungkas Presiden.

Sebagai informasi, ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad disampaikan oleh Habib Jindan bin Novel bin Jindan bin Salim bin Jindan, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fachriyah, Tangerang.

Cinta Tanah Air

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad yang berlangsung sederhana namun khidmat kali ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diiringi oleh marching band Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan pembacaan ayat suci Alquran oleh Kamissaatuddhuha.

Dalam ceramah yang disampaikan oleh Habib Novel bin Jindan bin Salim bin Jindan, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fachriyah, Tangerang, menyatakan apresiasi karena anak-anak yatim yang datang kali ini ditempatkan pada kursi di depan para pejabat.

“Sesungguhnya Allah SWT saat memerintahkan Nabi Muhammad berdakwah untuk mengajak manusia dengan baik,” ujar Habib Jindan bin Novel bin Jindan.

Ucapan yang keras dan kasar, lanjut pengasuh Ponpes Al Fachriyah, hanya membuat orang yang diajak untuk berdakwah akan menjauh. Contoh ketegasan Nabi Muhammad, lanjut Habib Jindan bin Novel, apabila kesalahan yang menimpa pribadinya maka akan dimaafkan namun jika terkait dakwahnya maka Rasulullah akan bersikap tegas.

“Jangan caci maki seseorang yang telah meninggal dunia karena masih ada anak-anak mereka yang ditinggalkan,” ujar Habib Jindan bin Novel.

Ia juga menyampaikan seorang mukmin di dalam profesi apapun akan bermanfaat. Untuk itulah, Nabi Muhammad, lanjut Habib Jindan bin Novel, bertugas mengevakuasi sebanyak mungkin orang dari neraka ke surga.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa memperingati maulid Nabi Muhammad akan mengikuti rasa cinta dan kebersamaan sebagaimana dicontohkan Rasulullah.

“Rasulullah memberikan ajaran cinta tanah air adalah sesuatu yang fitrah bagi setiap insan karena di situ dia dilahirkan, beribadah dan membangun,” ujar Menag.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan muslim yang baik adalah warga negara yang baik. Ia menambahkan bahwa kehormatan bagi umat Islam sebagai umat moderat yang jauh dari sikap ekstremisme dalam bentuk apapun.

Sebagai warga negara yang berideologi Pancasila, menurut Menag, perlu menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW dan memetik hikmah bagaimana menguatkan mental karakter Indonesia Hebat. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.