Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Naskah Drama Dari Relief Candi

Naskah Drama Dari Relief Candi

SENI BUDAYA redaksi16/10/2018 - 16:00 WIB

Praktik Kuliah Lapangan atau PKL diikuti sebanyak 30 mahasiswa dari program studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Tahun 2018 ini memasuki tahun kelima dilaksanakannya PLK dan pengmas di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia menjadi perintis desa binaan sejak tahun 2013, program studi pertama di FIB yang memiliki desa binaan. Setiap tahunnya, dilakukan PKL oleh mahasiswa di Desa Kemloko melalui mata kuliah folklore. Disela-sela PKL diadakan pengabdian masyarakat oleh dosen.

Kali ini, pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk pelatihan macapat serat ambiya yang ditujukan kepada anak-anak SD desa setempat.

Dan juga sosialisasi teater candi penataran. Pada pengmas tahun sebelumnya, terdapat pertunjukan sekaligus sosialisasi macapat dan Reog Bulkio sebagai warisan budaya asli Desa Kemloko.

Pada PKL kali ini yang berbeda dari sebelumnya adalah pengenalan ‘teater penataran’. Pada Jumat (12/10) mahasiswa berkunjung ke kompleks candi Penataran dan melihat relief yang terdapat di dinding candi.

Melalui guide yang menjelaskan tentang relief candi, diharapkan mahasiswa dapat memiliki gambaran tentang isi cerita yang terdapat di dalamnya. Bukan hanya isi cerita, namun dapat menarasikan cerita menjadi sebuah naskah drama yang dapat dipentaskan menjadi sebuah pertunjukan teater.

Hingga PKL ini dilaksanakan, sudah dibuat naskah drama oleh Yus Winarko, seorang dalang asal desa setempat, sekaligus seorang guru SD dan pelaku seni. Naskah drama tersebut bercerita tentang Sri Tanjung, salah satu dari tujuh cerita yang diukir sebagai relief di dinding candi.

Kedepan, jika naskah drama ini sudah jadi, bisa dimainkan oleh anak-anak di Desa Kemloko sebagai pertunjukan dalam beberapa event desa yang digelar. Sehingga, cerita dari relief candi di Penataran dapat dengan mudah dipahami masyarakat karena divisualisasikan dalam bentuk pertunjukan.

Pada PKL hari kedua, oleh seorang local guide, mahasiswa diajari untuk menjadi local guide. Fungsinya, membantu para wisatawan untuk mencari tau tempat dan fasilitas yang ada di Kemloko. Sehingga, mahasiswa dapat sekaligus mempromosikan Desa Kemloko melalui aplikasi Google Map.

Selain itu, sebagai desa binaan, Desa Kemloko juga dimanfaatkan oleh FIB menjadi tempat KKN mahasiswa asing. Seperti yang sudah memasuki batch ketiga yaitu KKN mahasiswa dari Brunei Darussalam.

Atas terlaksananya PKL ini, dosen pengampu mata kuliah folklore Dr Trisna Kumalah Satya Dewi berharap, “Sebagai mata kuliah, folklore bisa dipakai generasi sekarang agar lebih tau tradisi yang kita (masyarakat, Red) miliki. Sementara orang asing sangat antusias dengan tradisi kita.”

Sementara itu, Drs Tubiyono MSi yang juga pengampu mata kuliah folklore mengatakan, melalui PKL ini mudah-mudahan perguruan tinggi bisa menginspirasi.

“Kedepan harapannya Kemloko menjadi salah satu komunitas wisata yang terintegrasi, antara makam Bung Karno, candi Penataran, serta Kemloko sebagai desa binaan FIB. Sehingga PKL dan pengmas ini menjadi kontribusi positif untuk pemberdayaan masyarakat melalui wisata budaya,” ujarnya.

Salah seorang mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Leonardo Hartono mengatakan, ada banyak hal baru yang saya temukan dalam PKL ini, salah satunya adalah tentang Reog Bulkiyo dan cerita yang melatar belakangi munculnya Reog Bulkiyo.

“Harapanya, akan lebih banyak daerah lain yang meniru Desa Kemloko dan melestarikan budaya setempat dengan mengembangkan desa-desa wisata budaya. Agar masyarakat tidak hanya mengenal wisata yang terlihat secara fisik namun juga warisan budayanya,” kata Hartono. (ita)

Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

KKN UNAIR di Ngawi Diperkuat Tiga Tahun, Fokus Percepatan SDGs dan Pengentasan Kemiskinan

13/07/2026 - 19:15 WIB

Cegah Stunting, FKH dan FK UNAIR Edukasi Ibu Hamil di Bojonegoro tentang Pentingnya Nutrisi Optimal

09/07/2026 - 16:10 WIB

Stunting Bojonegoro Jadi Fokus Kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab melalui Edukasi Protein Hewani

09/07/2026 - 16:03 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

FKH UNAIR Pimpin Pengabdian Masyarakat Cegah Stunting di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:32 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.