Setiap akhir pekan, Balai Kota Surabaya selalu menjadi pilihan warga untuk melepas penat. Di bawah cahaya lampu taman dan rindangnya pepohonan Taman Surya, musik akustik mengalun lembut, berpadu dengan keramaian Festival UMKM yang menghadirkan beragam produk lokal.
Suasana hangat terasa ketika anak-anak bermain di area taman, menikmati gemericik air kolam ikan dan melihat burung-burung di sangkar besar. Sementara itu, para orang tua bersantai menikmati suasana ruang publik yang tertata rapi dan nyaman di pusat kota.
Setelah sempat terhenti akibat revitalisasi dan padatnya agenda kegiatan, suasana Taman Surya kini kembali semarak. Air mancur yang menjadi ikon Balai Kota kembali beroperasi, melengkapi kehadiran live musik akustik yang rutin menghibur warga pada malam akhir pekan.
Plt Kepala Disbudporapar Surabaya, Heri Purwadi, mengatakan bahwa penghentian sementara air mancur dilakukan untuk memastikan kebersihan dan kelayakan fasilitas. Proses pembersihan kolam rampung pada akhir pekan lalu dan kini telah kembali difungsikan.
“Musik akustik dan air mancur sudah kembali hadir untuk menemani warga Surabaya menikmati malam di Balai Kota,” kata Heri.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos, menjelaskan bahwa pembatalan pertunjukan musik pada salah satu malam akhir pekan lalu terjadi karena adanya persiapan kegiatan olahraga di area Balai Kota.
“Live musik tetap berjalan pada Jumat dan Minggu malam. Namun Sabtu malam sempat ditiadakan karena pengecekan sound oleh panitia kegiatan olahraga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Balai Kota merupakan ruang publik multifungsi yang sering digunakan berbagai pihak, sehingga koordinasi jadwal menjadi hal penting. Disbudporapar Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan warga.
Live musik akustik di Taman Surya biasanya dimulai pukul 17.00 WIB, berhenti sejenak saat waktu salat Magrib, lalu berlanjut hingga pukul 21.00 WIB. Pemerintah Kota Surabaya berharap Balai Kota terus menjadi ruang publik yang hidup, inklusif, dan membanggakan bagi warganya. (tas)
