Meski hantaman gelombang wabah virus corona Covid-19 cukup menggoyangkan ekonomi nasional, selama semester I 2020 penjualan PT Sido Muncul Tbk. masih mengalami peningkatan sebesar 3,4%,
Direktur Keuangan Sido Muncul, Leonard mengatakan, sesuai Laporan Keuangan Semester I 2020 yang sudah disampaikan ke OJK dan BEI, Sido Muncul mencatatkan kondisi kinerja perusahaan dan keuangan yang meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Ya meningkat penjualan produk-produk Sido Muncul sebesar 3,4% selama semester pertama tahun 2020 ini,” ujar Leonard saat Public Expose Live 2020 yang digelar BEI, Kamis (27/08).
Angka kenaikan tersebut dari sebelumnya Rp 1,41 triliun meningkat menjadi Rp 1,46 triliun pada periode yang sama tahun 2019.
Ditambahkan kinerja penjualan per segmen adalah Herbal and Supplement mengalami penurunan 2,1%, segmen Food and Beverages tumbuh 16,3% dan segmen Pharmaceutical juga tumbuh sebesar 6%.
Leonard mengatakan, kondisi keuangan Sido Muncul mengalami pertumbuhan pada laba operasi 6,9%, dengan peningkatan marjin operasi menjadi 34,8% dari sebelumnya 33,7% periode sama tahun lalu.
“Laba bersih mengalami kenaikan 10,6%, menjadi Rp 413,8 miliar dari sebelumnya Rp 374,1 miliar dari tahun sebelumnya,” jelasnya.
Sementara rencana Capex atau belanja modal selama 6 bulan di tahun 2020 sebesar Rp 20,8 miliar, dengan total anggaran belanja modal sekitar Rp 135 miliar di tahun 2020.
Disisi lain, kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, antara lain melakukan Operasi Katarak bekerjasama dengan Perdami di beberapa daerah dan sudah melakukan operasi 53 ribu mata di 27 provinsi dan di 242 Rumah Sakit sejak 2011.
Juga dilakukan operasi bibir sumbing bekerjasama dengan beberapa rumah sakit di beberapa daerah dan akan terus diperluas. “Selama pandemi Covid-19, kami juga menyalurkan bantuan sosial bagi yang terdampak, baik berupa pemberian produk, alat kesehatan, bantuan tunai maupun sembako,” pungkasnya. (ita)

