Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pelatihan 1.500 Anak Muda Banyuwangi

Pelatihan 1.500 Anak Muda Banyuwangi

KOMUNITAS redaksi02/08/2017 - 16:00 WIB

Sebanyak 1.500 anak muda Banyuwangi mengikuti pelatihan pemasaran digital dan kewirausahaan yang digelar Pemkab Banyuwangi. “Banyuwangi menggelar pelatihan ini sebagai investasi masa depan dan memberikan bekal bagi anak-anak muda untuk menghadapi tantangan baru. Era digital sudah tidak bisa kita hindari, termasuk di dunia pemasaran,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Aswar Anas.

Anas mengatakan saat ini tantangan yang dihadapi oleh anak-anak muda berbeda dengan masa sebelumnya. Sekarang adalah eranya internet, sebuah teknologi yang bisa memudahkan hidup, yang memungkinkan setiap orang membangun bisnis dari mana saja, bahkan dari desa sekalipun.

“Kemajuan tidak hanya disongsong oleh kota besar, namun sekarang anak-anak daerah bisa memasarkan apapun produknya, ide, dan kreativitasnya secara online. Tidak hanya ke seluruh nusantara, bahkan ke seluruh dunia,” ujarnya.

Berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia telah mencapai angka 132,7 juta orang. Hasil survei yang dilakukan oleh perusahaan riset MARS Indonesia, memperkirakan saat ini ada 26,3 juta jiwa penduduk Indonesia yang telah merasakan belanja melalui kanal online.

Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis nilai transaksi e commerce pada tahun 2014 tercatat Rp 150 triliun dan diyakini menembus Rp 300 triliun pada tahun 2016.

“Pasar yang sangat besar ini yang perlu teman-teman sasar. Maka strategi internet marketing adalah sebuah kebutuhan, peluang bisnis online sangat terbuka lebar dan harus disambut dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Andrian Farid, salah seorang peserta, mengaku mendapat tambahan ilmu dari pelatihan ini. Andrian telah merintis bisnis produk olahan buah-buahan. Dia juga mulai membuka usaha warung makanan.

“Saya ingin memperluas pasarnya dengan jualan secara digital. Saya juga senang karena di sini dapat banyak motivasi untuk terus mengembangkan usaha agar bisa bermanfaat bagi sesama. Memang sih usaha saya masih kecil, tapi saya yakin bisa terus membesar, apalagi jika pasarnya makin luas dengan Internet marketing,” paparnya.

Selain teknik internet marketing, materi dasar kewirausahaan (entrepreneurship) juga diberikan para praktisi, salah satunya oleh Agus Pramono alias Mas Mono, pengusaha yang sukses dengan brand Ayam Bakar Mas Mono. Mas Mono berbagai pengalaman dan kisah suksesnya merintis sebuah bisnis.

“Kuncinya ada 3S yaitu sabar, syukur, dan sedekah. Seorang wirausahawan seharusnya memiliki sikap sabar ketika mendapat cobaan. Lalu, bersyukur atas segala pencapaian pun juga perlu diterapkan dalam kehidupan. Yang terakhir sedekah. Itu bagian dari upaya kita untuk mengalahkan ego kita. Saat kita menderita, kita tidak sendirian. Ada yang lebih susah daripada kita,” kata dia. (sak)

medsos
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.