Pemerintah Kota Surabaya memastikan genangan di kawasan Osowilangun telah surut sepenuhnya. Fokus penanganan kini diarahkan pada normalisasi saluran drainase guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyampaikan bahwa setelah kondisi air terkendali, tim langsung melakukan penelusuran menyeluruh terhadap jaringan saluran air. Pemeriksaan dilakukan pada gorong-gorong dan saluran bawah tanah yang bermuara ke Sungai Kalianak.
“Setelah surut, kami lakukan pengecekan detail. Ditemukan adanya tumpukan sampah di beberapa titik yang menghambat aliran air,” kata Hidayat.
Pembersihan dilakukan secara bertahap dengan membuka akses manhole untuk mengangkat material yang menyumbat. Selama proses berlangsung, koordinasi dengan aparat lalu lintas dilakukan agar arus kendaraan tetap terkendali.
Selain normalisasi drainase, rumah pompa di sekitar wilayah tetap dioperasikan secara optimal dengan sistem shift 24 jam. Langkah ini sebagai antisipasi apabila terjadi hujan susulan maupun kenaikan muka air laut.
Menurut Hidayat, kawasan Osowilangun memiliki sistem hidrologi yang terhubung dengan sejumlah sungai utama, termasuk Sungai Kandangan dan alur menuju laut. Sebagian saluran tersebut berada dalam kewenangan pemerintah pusat sehingga penanganan memerlukan sinergi lintas sektor.
“Kolaborasi menjadi kunci. Kami terus berkoordinasi agar pengelolaan saluran besar berjalan efektif,” ujarnya.
Pemkot Surabaya juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang masuk ke saluran air menjadi salah satu faktor yang memperlambat surutnya genangan.
Berdasarkan peringatan BMKG Juanda, potensi banjir rob dan cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai hingga akhir Februari 2026. Oleh sebab itu, Pemkot tetap menyiagakan personel serta memastikan seluruh infrastruktur pengendalian banjir dalam kondisi siap operasi.
Pemkot berharap, dengan normalisasi yang dipercepat dan dukungan warga, kawasan Osowilangun dapat terbebas dari risiko genangan berulang. Layanan darurat 112 tetap disiagakan untuk merespons cepat laporan masyarakat. (tas)

