Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pemuda Solo Ciptakan Medsos “Oorth”

Pemuda Solo Ciptakan Medsos “Oorth”

KOMUNITAS redaksi22/09/2017 - 13:00 WIB

Tiga pemuda asal Kota Solo berhasil menciptakan sebuah aplikasi media sosial (Medsos) yang diberikan nama “Oorth” disesuaikan dengan budaya Indonesia.

“Oorth ini, Medsos baru asli Indonesia yang menggali unsur budaya lokal dan mampu bersaing dengan aplikasi lainnya yang sudah dikenalkan masyarakat luas seperti, facebook, instagram, dan whatsapp (WA), ” kata Krishna Adityangga salah satu penginisiasi aplikasi Oorth, di sela acara Forum Muda Surakarta di Solo.

Menurut Krishna Adityangga dalam menciptakan Sosmed Oorth tersebut bertekad dapat bersaing di tingkat lokal maupun internasional dengan nama besar beberapa Medsos yang sudah terlebih dulu ada di dunia maya.

Aplikasi Oorth tersebut, kata Krishna Adityangga, diciptakan dengan menggali unsur budaya lokal dari Indonesia, dan semua dapat dirasakan, ketika telah menggunakan aplikasi tersebut.

Selain Krishna Adityangga, juga Mulyono Herman MIT, dan Dewanggono Mulyo, yang menciptakan ide kreatif Medsos tersebut mencoba menjawab beberapa kebutuhan komunitas, munculnya fenomena gerakan sosial di Indonesia seperti gerakan koin peduli Prita, gerakan komunitas jalin Merapi, fenomena arisan dan lainnya.

Kendati demikian, Krishna optimistis aplikasi Oorth yang dapat diunduh melalui “websitewww.oorth.id”, dan menginstalnya dengan cara membuka file manager kemudian klik pilihan instal.

“Kami berharap masyarakat dengan pengenalan Oorth dalam versi beta ini, pengguna dapat mengenal aplikasi dalam fungsi dasarnya terlebih dahulu, sebelum mereka waktu dekat bisa mengunduh di fitur google playstore,” kata Krishna.

Pada Oorth tersebut memiliki empat fitur unggulan, yakni “Chat”, “Stream”, “Donasi” dan “Digital Wallet”.

Empat fitur tersebut, kata dia, dapat menjawab tentang empat kearifan lokal komunitas dalam bermedsos yakni memaksimalkan budaya ber-tegur sapa melalui fitur Chat, memudahkan dalam mengakses informasi dan kabar terbaru melalui fitur Stream.

Bahkan, lanjut dia, memberikan kemudahan dalam bertransaksi secara transparan dan realtime melalui fitur Digital Wallet serta memfasilitasi upaya penghidupan aktivitas sosial dalam komunitas, seperti kegiatan penggalangan donasi dan penyelenggaraan kampanye sosial melalui fitur Donasi.

Namun, pihaknya ingin menepis anggapan keliru kalau ingin maju harus meninggalkan Kota Solo dan menembus kota metropolitan Jakarta.

“Kami justru menantang generasi muda pintar yang sebelumnya berkarier di Jakarta atau luar negeri agar pulang ke daerah, karena dengan kemajuan teknologi informasi tidak ada hal yang sulit, termasuk mengendalikan perusahaan teknologi informasi dari Solo ini,” katanya.

Menurut dia, menggunakan nama Oorth tersebut diartikan menggabungkan galaksi, juga representasi perusahaannya bertujuan menguasai pasar dunia atau global, tidak hanya terbatas di kawasan lokal saja. (ant)

medsos Surabaya Creative City Forum
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.