Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pemuda Surabaya Kampanye Stop Kekerasan Anak

Pemuda Surabaya Kampanye Stop Kekerasan Anak

KOMUNITAS redaksi11/09/2025 - 14:00 WIB

Ratusan pemuda Surabaya menunjukkan kepeduliannya terhadap isu perlindungan anak dengan mengampanyekan Stop Kekerasan Anak melalui Festival Anak Surabaya 2025 di Lagoon Avenue Mall Surabaya.

Acara ini menghadirkan lebih dari 300 anak dari kawasan marginal untuk merasakan ruang aman, nyaman, sekaligus mendapatkan apresiasi atas hak-hak dasarnya.

Dengan mengusung tema ‘Luka Anak Hari Ini, Luka Bangsa Esok Hari, Stop Kekerasan Anak’, festival yang berlangsung pada 7 September 2025 tersebut merupakan hasil kolaborasi ratusan pemuda di Surabaya dengan Komunitas Wepose.

Lebih dari 200 relawan pemuda Surabaya, terlibat secara aktif mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara, membuktikan bahwa kepedulian sosial di kalangan generasi muda masih sangat tinggi.

Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa isu perlindungan anak bukan hanya urusan pemerintah atau organisasi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang bisa dimulai dari langkah kecil kepedulian.

Acara ini tak dikemas dengan hanya sekadar hiburan, karena di balik panggung seni, permainan interaktif, dan motivasi dari para tokoh, terselip pesan kuat yakni perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.

Festival ini menghadirkan anak-anak marginal sebagai partisipan utama acara dengan memberikan mereka ruang yang aman dan nyaman dalam berekspresi, mengembangkan bakat, sekaligus mendapatkan apresiasi sebagai implementasi hak dasar anak yang diwujudkan dalam rangkaian kegiatan.

Dalam keterangannya, Penggagas Acara Festival Anak Surabaya 2025 Tabitha N. Christy yang juga merupakan Founder Wepose menegaskan bahwa acara keberhasilan festival ini adalah bukti kepedulian generasi muda.

“Festival Anak Surabaya 2025 membuktikan masih banyak pemuda hebat yang peduli akan masalah di sekitarnya. Karena pada akhirnya, manusia terbaik adalah mereka yang memberi manfaat bagi sesamanya,” ujarnya, dikonfirmasi Selasa (09/09).

Melalui Festival Anak Surabaya 2025, Tabitha mengungkapkan, Wepose Indonesia ingin mengingatkan kembali bahwa hak anak adalah hak dasar yang harus dijamin tanpa terkecuali.

Ketua Komnas PA Surabaya. Syaiful Bachri saat memberikan apresiasi kepada anak. Foto : Ketua Komnas PA Surabaya

“Anak-anak marginal, dengan segala keterbatasannya, tetap berhak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk berkembang. Dengan semangat kolaborasi, acara ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga, melindungi, dan menghargai setiap anak sebagai generasi penerus bangsa,” ungkap Tabitha.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus dokter relawan, Michael Leksodimulyo, memberikan motivasi kepada anak-anak binaan.

“Tidak ada anak-anak yang tidak hebat. Semua hak nya sama, semuanya hebat, dan semuanya bisa sukses sesuai perjuangannya masing-masing,” tegas Michael. (ist)

Kampanye Stop Kekerasan Anak
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.