Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Peran ITS di Industri Hulu Migas Nasional

Peran ITS di Industri Hulu Migas Nasional

KOMUNITAS redaksi17/05/2019 - 13:00 WIB

Tercatat sejak tahun 2000, produksi minyak dan gas (migas) di Indonesia cenderung mengalami penurunan, sedangkan tingkat konsumsinya justru mengalami hal yang sebaliknya.

Ketimpangan tersebut yang menjadikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) diharapkan dapat ikut berperan dalam peningkatan produksi migas oleh Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Nurwahidi, pada kuliah tamu dihadapan para pimpinan dan mahasiswa ITS di Auditorium Gedung Pusat Riset ITS, Senin (13/5) sore.

Ada juga pembicara lain dari Kangean Energy Indonesia dan Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), yaitu Dharmawan Widihatmoko dan Endro Probo.

Nurwahidi mengawali kuliah tamu tersebut dengan memberi gambaran umum bahwa hulu migas sendiri merupakan aktivitas eksplorasi dan produksi dari migas, sedangkan hilir adalah kegiatan yang melakukan pengolahan, distribusi, dan pemasarannya.

Dari hal tersebut, SKK Migas memiliki wewenang dalam pelaksanaan hulu migas pada penyelenggaraan kegiatan migas di Indonesia.

Oleh karena itu, alumnus Teknik Mesin ITS tersebut menyatakan bahwa penurunan produksi migas ini menjadi sebuah tantangan yang besar bagi bangsa Indonesia dalam pemanfaatan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada.

Pasalnya, dari 128 basins (cekungan) atau tempat yang kemungkinan terdapat hidrokarbon (senyawa penyusun minyak dan gas), hanya terdapat 18 cekungan yang sudah berhasil menghasilkan produk.

Untuk dapat memaksimalkan produksi tersebut, Nurwahidi menyebutkan bahwa SKK Migas telah merancang sebuah transformasi industri hulu migas bagi Indonesia. Salah satunya dengan melakukan pengeboran perut bumi hingga sampai ke kedalaman yang lebih besar.

“Namun semakin besar kedalaman yang dicapai, semakin besar pula biaya yang dibutuhkan,” ungkap pria kelahiran Sumenep tersebut.

Kemudian, dalam transformasi tersebut juga dijelaskan bahwa dominasi produk nasional akan berpindah yang sebelumnya adalah minyak ke dominasi gas. Selain hal itu juga, Nurwahidi menerangkan bahwa sebuah giant discovery (penemuan yang besar) sudah dirancangkan pada wilayah Indonesia bagian timur.

Harapannya, banyak terdapat berbagai penemuan lapangan yang besar untuk dapat dihasilkan migas pada daerah itu.

Dukungan dari berbagai stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat membuat pengelolaan industri hulu migas menjadi lebih baik.

Nurwahidi juga berharap akan peran perguruan tinggi agar dapat mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dan mampu menghadapi persaingan global.

”Sumbangsih dari akademisi dalam memberikan solusi terhadap masalah yang terjadi serta melakukan inovasi juga sangat diharapkan,” ungkapnya.

Nurwahidi yakin bahwa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) semakin berperan dalam industri migas ini. Pasalnya, rasio terhadap jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) tiap tahunnya selalu cenderung mengalami penurunan.

Hal ini menjadi peluang besar bagi lulusan mahasiswa ITS yang berminat bekerja pada sektor hulu migas di Indonesia.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyampaikan bahwa hal ini menjadi kesempatan bagi ITS untuk dapat terjun langsung dalam pembangunan hulu migas di Indonesia, khususnya pada wilayah timur yang sumbernya sungguh luar biasa.

“Harapannya, kita menjadi tahu dan lebih peduli terhadap industri hulu migas di Indonesia,” ungkap guru besar Teknik Elektro ITS ini. (ita)

Hulu Migas Nasional ITS SKK Migas
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.