Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»PHC Terima Pasien Hemodialisis BPJS

PHC Terima Pasien Hemodialisis BPJS

KESEHATAN redaksi05/08/2017 - 12:00 WIB

Wahyu Widodo selaku Direktur Administrasi dan Keuangan PT PHC yang baru bersama dengan jajaran RS PHC mengunjungi ruang Hemodialisa yang ada di RS PHC. Ruangan dengan kapasitas 43 tempat tidur dan 45 mesin dipenuhi dengan pasien yang melakukan proses cuci darah.

Ruang Hemodialisa (HD) RS PHC memang selalu ramai di beberapa tahun terakhir ini. Salah satu alasannya adalah karena cuci darah merupakan salah satu benefit yang diberikan kepada peserta BPJS.

“Banyak pasien HD kami memang dari BPJS. Dari total 7.129 pasien HD, 93 persen memiliki kartu BPJS,” ungkap Plt. Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra, dr Agus Akhmadi.

Memang, dalam bidang pelayanan medis, kunjungan pasien paling banyak ada di pelayanan HD atau biasa disebut dengan cuci darah untuk penderita gagal ginjal. Terhitung ada 7.129 pasien HD mulai dari bulan Januari hingga Juni tahun ini.

Dalam sehari terdapat sedikitnya 40-50 pasien yang melakukan cuci darah. Jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2016, jumlah pasien meningkat 24 persen atau 1.395 orang.

“Pasien yang melakukan cuci darah membutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam. Satu minggu pun harus rutin 2-3 kali cuci darah. Karena banyaknya pasien HD, maka pada tahun ini kami menambah 16 tempat tidur agar bisa melayani pasien secara maksimal. Ruangan juga sudah kami desain senyaman mungkin agar dalam proses HD, pasien tidak bosan,” jelas pria yang biasa disapa dokter Agus ini.

Kelebihan RS PHC lain yang menjadi rujukan pasien adalah menjadikan perawat sebagai sahabat pasien. Setiap perawat di RS PHC memiliki peran untuk menjaga hubungan komunikasi dengan beberapa pasien.

Selain itu perawat tersebut juga memberikan pendampingan kepada keluarga pasien mengenai penanganan yang tepat untuk pasien HD, baik itu dari segi psikologis maupun pola hidup.

Lebih jelasnya, dalam laporan semester pertama, perusahaan yang didirikan sejak tahun 1999 ini melaporkan realisasi kunjungan pasien mencapai 417.269 kunjungan dari bulan Januari hingga Juni 2017 untuk seluruh jenis pelayanan operasional di RS PHC, Klinik Medis Surabaya dan Semarang. Jika dibandingkan dengan dengan semester pertama tahun lalu terjadi peningkatan sebesar 107 persen.

Menurut dokter Agus, selain pelayanan HD, pelayanan fisioterapi juga cukup mendominasi kunjungan pasien selama semester pertama tahun 2017. Dari data PT PHC disebutkan bahwa terdapat 67.083 kunjungan.

“Alat fisioterapi kita cukup canggih jika dibandingkan dengan rumah sakit lain. Contohnya adalah ketersediaan sepeda statis yang berfungsi sebagai alat bantu untuk pemulihan pasca stroke dengan cara latihan fisik,” kata dokter Agus.

Alat yang direkomendasikan oleh dokter ini cukup efektif untuk mengembalikan fungsi tubuh pasca stroke. Alasan yang kedua adalah pelayanan fisioterapi ini juga difasilitasi oleh BPJS sehingga banyak orang yang memanfaatkan benefit ini. Ketiga, RS PHC memiliki dokter spesialis rehab medis, jelasnyasaat ditanya alasan mengenai dominannya jumlah kunjungan pasien fisioterapi.

Fisioterapi sendiri adalah bagian dari proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian tindakan meliputi, penilaian, diagnosis, perlakuan, dan aktivitas pencegahan.

Tujuan dari fisioterapi adalah untuk mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena penyakit, cedera maupun jika ada keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan. RS PHC melayani fisioterapi jenis okupasi terapi (terapi wicara) diperuntukkan untuk penderita stroke, terapi tumbuh kembang anak untuk anak-anak yang terlambat berbicara, jalan, atau terkait psikologi anak, dan lain sebagainya.

Disinggung mengenai kinerja Bed Occupancy Ratio (BOR), RS PHC masih memenuhi standar penilaian dari Departemen Kesehatan RI sebesar 60-85 persen.

Data dari PT PHC menyebutkan bahwa BOR RS PHC pada semester pertama tahun 2017 adalah pada angka 65,99 %. Hal ini berarti bahwa persentase pemakaian atau pemanfaatan tempat tidur di RS PHC masih sesuai standar.

Untuk aspek Length of Stay (LOS) atau rata-rata lama rawat pasien seorang pasien, RS PHC masih berada di angka 4,07 hari. Sedangkan standar dari Depkes RI adalah 6-9 hari. Angka yang diraih ini memberikan gambaran tingkat efisiensi dan mutu pelayanan untuk pasien rawat inap.

Sedangkan untuk angka BTO atau Bed Turn Overyang dimiliki RS PHC adalah 29,38 kali dibanding standar BTO 40-50 kali. Hal ini menunjukkan bahwa frekuensi pemakaian tempat tidur selama satu semester ini tergolong masih rendah.

Menurut dokter Agus, hal ini bisa disebabkan karena perhitungan BTO yang bersifat general untuk semua jenis dan kelas ruang rawat inap. Sedangkan setiap ruangan memiliki karakterisitik pasien berbeda.

Masih di aspek kinerja yang lain, yakni Turn Over Interval (TOI) yakni rata-rata hari dimana tempat tidur tidak ditempati untuk kemudian diisi oleh pasien berikutnya. Idealnya menurut standar Departemen Kesehatan, tempat tidur kosong atau tidak terisi pada kisaran 1-3 hari. Sedangkan di RS PHC sendiri angka TOI adalah 2,10 hari, masih berada pada kisaran angka standar.

Kedepannya, pria berumur 53 tahun ini mengatakan bahwa PT PHC akan selalu berusaha meningkatkan kinerja lebih baik sesuai dengan visi perusahaan yakni menjadi perusahaan terkemuka berskala nasional di industri kesehatan.

“Persaingan industri kesehatan semakin ketat, apalagi dengan munculnya BPJS maupun rumah sakit dan klinik baru. Namun, selain aspek bisnis, PT PHC tentu saja akan tetap mengemban misi sosial perusahaan. (yul)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.