Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, Imam Utomo, menegaskan bahwa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur merupakan mitra strategis bagi PMI. Ke depan, organisasi profesi jurnalis tersebut direncanakan akan dilibatkan secara lebih aktif dalam sejumlah agenda kemanusiaan dan kebencanaan.
Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah pembentukan jaringan relawan jurnalis Palang Merah di Jawa Timur. Relawan ini akan berasal dari kalangan wartawan yang memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan kebencanaan.
Gagasan tersebut disampaikan Imam Utomo saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Kantor PMI Jawa Timur, Surabaya, Rabu (4/3), yang dihadiri sejumlah pengurus PWI Jatim.
Menurut Imam Utomo, kolaborasi antara PMI dan PWI tidak hanya sebatas hubungan kemitraan informal, tetapi perlu diwujudkan dalam program yang lebih terstruktur. Salah satunya melalui pembentukan satuan relawan berbasis profesi jurnalistik yang memiliki peran dalam kegiatan kemanusiaan.
Ia menjelaskan, relawan jurnalis tersebut nantinya dapat diperkuat melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, termasuk bimbingan teknis yang bisa dilaksanakan di beberapa daerah di Jawa Timur.
Jurnalis Dinilai Punya Peran Penting
Imam Utomo yang pernah menjabat Gubernur Jawa Timur selama dua periode (1998–2003 dan 2003–2008) menyebutkan hubungan dengan kalangan jurnalis telah terjalin sejak lama, bahkan sejak dirinya menjabat Pangdam V/Brawijaya.
Ia mengapresiasi peran wartawan yang selama ini turut mendukung berbagai aktivitas pemerintahan maupun kegiatan kemanusiaan yang dilakukannya hingga saat ini sebagai Ketua PMI Jawa Timur.
Menurutnya, keterlibatan jurnalis dalam aktivitas PMI dapat memperkuat penyebaran informasi kemanusiaan sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu kebencanaan dan sosial.
Karena itu, ia berharap kolaborasi PMI dan PWI dapat dilembagakan dalam bentuk program relawan jurnalis Palang Merah yang terorganisir.
PWI Jatim Disiapkan Terlibat dalam Temu Karya Relawan PMI
Selain rencana pembentukan relawan jurnalis, PMI Jawa Timur juga tengah mempersiapkan agenda nasional Temu Karya Relawan PMI. Kegiatan ini rencananya akan melibatkan perwakilan relawan dari seluruh provinsi di Indonesia.
Awalnya agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2026 di Jawa Timur. Namun, Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, memutuskan untuk menunda pelaksanaannya menjadi April 2027.
Dalam forum tersebut, setiap provinsi biasanya mengirimkan sekitar 40 hingga 50 relawan yang sebagian besar merupakan relawan senior di lingkungan PMI.
Imam Utomo berharap jika program relawan jurnalis Palang Merah dapat segera dibentuk, maka perwakilan dari kalangan jurnalis—khususnya anggota PWI Jawa Timur—dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan nasional tersebut.
Hadirnya Pengurus PMI dan PWI Jatim
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus PMI Jawa Timur, antara lain Fatah Yasin selaku Sekretaris Dewan Kehormatan, Wakil Ketua Edi Indrayana, serta Sekretaris Nur Wiyatno bersama beberapa pengurus lainnya.
Dari PWI Jawa Timur hadir Sekretaris Syaiful Anam, Wakil Ketua Mahmud Suhermono, Wakil Sekretaris Sokip, serta sejumlah pengurus lain seperti Dwi Budi Stiawan, Tarmuji, Siti Nafsiyah, Arie Setya Budi, Nordin, dan Yuristiarso.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi kemanusiaan dan komunitas jurnalis di Jawa Timur, khususnya dalam memperluas peran media dalam kegiatan sosial dan penanggulangan bencana. (tas)

