Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Port to Port, Tol Laut Belum Efektif

Port to Port, Tol Laut Belum Efektif

EKONOMI BISNIS redaksi09/09/2017 - 16:00 WIB

Tol laut merupakan salah satu program prioritas Presiden Jokowi untuk mengembangkan sektor kemaritiman. Sayangnya berdasarkan hasil penelitian dari Tim Kajian Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilm Pengetahuan Indonesia (LIPI), pembangunan tol laut belum efektif dengan konsep dari pelabuhan ke pelabuhan atau lebih dikenal port to port.

Oleh karena itu, LIPI pun mendorong tol laut tidak hanya berdimensi port to port saja. Sebab, konsep itu menyebabkan masih adanya disparitas harga terutama di daerah pedalaman dan pulau-pulau terpencil. Biaya distribusi logistik di Indonesia masih cukup besar.

“Kalau konsepnya port to port, maka yang merasakan manfaat adalah masyarakat sekitar pelabuhan saja,” ujar Panky Tri Febiyansah, Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI dalam kegiatan Media Briefing “Peran Infrastruktur Ekonomi Dalam Industri Maritim Nasional” di Media Center LIPI Pusat Jakarta, beberapa waktu lalu.

Panky mengatakan, kondisi mahalnya biaya logistik masih disebabkan karena waktu bongkar muat barang (dwelling time) di pelabuhan masih lama, belum mencapai target dua hari.

Waktu tersebut, lanjutnya, berimplikasi terhadap biaya logistik di darat. Apalagi ketika kapal menunggu di laut juga menghabiskan dana tambahan.

“Posisi kapal di laut itu kan mesinnya tetap menyala, sehingga akan memakan biaya tambahan jika waktu dwelling time lama,” imbuhnya.

Selain itu, kesenjangan aktivitas ekonomi antar pulau juga mengakibatkan bengkaknya biaya distribusi logistik. Berdasarkan data LIPI tahun 2016, masih terdapat kesenjangan aktivitas ekonomi antara Jawa dengan wilayah lainnya, seperti Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Aktivitas ekonomi di Jawa untuk kebutuhan primer mencapai 60%. Sementara, di wilayah Sulawesi angkanya hanya mencapai 20,96% dan Nusa Tenggara mencapai 8,71%. Adapun aktivitas ekonomi di Kepulauan Maluku dan Papua mencapai 10,17%.

Menurut Panky, dimensi perspektif atas tol laut seharusnya mulai diperluas menjadi door-port to port-door, sehingga terjadi pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan konsep ini, pembangunan tol laut juga akan mempertimbangkan aspek lain. Hasilnya adalah tol laut lebih efektif menekan biaya transportasi logistik dan mendorong pemerataan ekonomi.

Selanjutnya, pada pulau-pulau utama perlu adanya pembangunan jalan desa dengan melakukan optimalisasi dana desa untuk pengembangan dan peningkatan kualitas jalan. “Syaratnya harus terintegrasi dengan sistem logistik nasional atau konsep tol laut,” lanjutnya.

Selain itu, diperlukan juga peningkatan keahlian pekerja dan pelaku usaha industri logistik. Keahlian ini perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan vokasi atau melalui pelatihan di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang fokus pada sistem logistik.

Untuk menyentuh wilayah pulau-pulau kecil, Panky berpendapat perlunya memberdayakan pelayaran rakyat sebagai saluran arteri ke pulau-pulau kecil dan alternatif pelayaran perintis. Untuk itu, diperlukan subsidi asuransi kapal agar pemilik kapal mampu mengembangkan usahanya.

“Pelayaran rakyat perlu didorong karena potensial untuk menyerap tenaga kerja dan membantu mengurangi disparitas harga,” pungkasnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Comments are closed.

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.