Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menggelar puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus HUT PWI 2026 di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/4/2026). Acara ini menjadi momentum refleksi sekaligus apresiasi terhadap peran strategis insan pers di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 tokoh nasional dan daerah menerima penghargaan atas kontribusi mereka di berbagai bidang. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim. Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut menyerahkan piala kepada para pemenang Lomba Prapanca untuk kategori karya jurnalistik tulis dan foto.
Rangkaian acara juga diisi dengan peluncuran dan diskusi buku berjudul Langkah Sunyi Menuju Puncak karya jurnalis LKBN Antara, Abdul Hakim. Buku tersebut mengulas perjalanan karier Akhmad Munir, mulai dari wartawan daerah hingga menduduki posisi strategis sebagai Direktur Utama Perum LKBN ANTARA dan Ketua Umum PWI Pusat.
Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim menegaskan bahwa peringatan HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat penting bagi insan pers untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik. Ia menekankan pentingnya menghadirkan informasi yang mencerahkan serta mampu menjadi referensi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyoroti tantangan yang dihadapi jurnalis di era digital. Ia menggarisbawahi tiga aspek utama yang harus diperkuat, yakni menjaga akurasi berita, meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi, serta tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa peran pers tetap relevan di tengah maraknya informasi dari media sosial. Ia menilai kredibilitas media arus utama masih menjadi rujukan publik karena adanya proses verifikasi dan akurasi yang ketat.
Tingginya antusiasme peserta juga menjadi sorotan dalam acara ini. Ketua Panitia HPN 2026 PWI Jatim, Syaiful Anam, mengungkapkan bahwa jumlah kehadiran mencapai hampir dua kali lipat dari kapasitas yang disediakan. Dari 200 undangan, tercatat sebanyak 396 orang hadir, terdiri dari perwakilan PWI kabupaten/kota, Forkopimda, hingga masyarakat umum.
Peringatan HPN PWI Jatim 2026 merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Januari, meliputi bakti sosial, seminar, lomba jurnalistik, hingga anugerah PWI Jatim Award. Selain itu, PWI Jatim juga menandatangani nota kesepahaman dengan PT Jatim Grha Utama terkait program subsidi perumahan bagi wartawan sebesar Rp35 juta tanpa uang muka.
Melalui peringatan ini, PWI Jatim berharap insan pers dapat terus menjaga profesionalisme serta beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar jurnalisme. (tas)

