Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»CANGKIR KOPI»Rabobank Bantu Pengusaha Kopi Lampung

Rabobank Bantu Pengusaha Kopi Lampung

CANGKIR KOPI redaksi08/08/2018 - 16:00 WIB

Semakin pesatnya pesebaran pertanaman kopi di Indonesia memicu semangat Rabobank Indonesia untuk berkontribusi untuk mengembangkan sektor pangan dan agribisnis di Indonesia.

Tak terkecuali Lampung, Rabobank Indonesia siap anggarkan Rp 200 miliar untuk membantu Pengusaha Kopi Lampung.

“Untuk perusahaan kopi di Lampung saja kita menyediakan anggaran Rp 200 miliar dari seluruh anggaran yang disediakan dalam membantu perindustrian dan perdagangan untuk 2/3 bidang pangan,” kata Hartono Teguh Wijaya, Region Head Rabobank Indonesia di Hotel Novotel, Rabu (01/08).

Hartono mengungkapkan, Lampung merupakan provinsi terbesar kopi Robusta terbesar selain Sumatra Utara. Oleh karena itu, pihaknya melakukan sharing mengenai kopi, sebagai bentuk upaya membesarkan kopi di Lampung.

Dia mengatakan, pada semester awal pada 2018, pertambahan biaya yang telah disalurkan mencapai 28% yakni Rp 6,5 triliun yang dihitung sejak tahun Desember 2017 sampai Juni, Namun secara total baik dari perusahaan besar maupun perusahaan kecil di Indonesia sudah mencapai Rp 11 triliun.

Sementara itu Sector Manager Rabobank Indonesia, Leo Mualim mengatakan persebaran pertanaman kopi besar di Indonesia terdapat di pulau Sumatera (60%) diikuti pulau Jawa (25%) serta Sulawesi Selatan (15%).

Jenis kopi yang berada di Sumatera bagian utara ada kopi berjenis Arabika, sementara untuk Sumatera bagian selatan adalah kopi Robusta, sedangkan untuk daerah Jawa dan Sulawesi terdapat kedua jenis kopi tersebut.

“Produksi kopi Indonesia diperkirakan dapat mencapai 11.1 juta karung atau sekitar 743 ribu ton pada akhir 2018, hal tersebut meningkat sebanyak 42 ribu ton dari periode sebelumnya, dan peningkatan ini lebih besar pada kopi Robusta sebanyak 60%,” ungkapnya.

Leo juga mengatakan bahwa kedepan produksi kopi akan lebih diperketat dengan memberikan sertifikasi setiap produksi kopi yang akan di ekspor. Dalam ekspor nanti seleksi akan dilihat dari cara tanam.

Menurutnya, dalam pengelolaan kopi tidak ada batasan yang jelas, sebab kedepan penyajian kopi sudah bisa dicampurkan dengan minuman seperti espresso tonic. “Kedepan kopi yang hanya berbentuk kopi tubruk dan diberikan air panas tersebut sudah mulai kabur penamaannya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa, malam ini pihaknya Rabobank akan melakukan seminar pengetahuan mengenai Coffee Update, dimana para pengusaha kopi di Lampung, akan diberi tahu, bagaimana bentuk proses dan tren kopi dunia kedepannya.

“Saat ini sudah ada 55 perusahaan dan kemungkinan mencapai 100 peserta yang akan mengikuti seminar, hampir semua perusahaan kopi, meskipun dalam banyak dalam satu perusahaan memiliki dua objek kelola, terutama kakau,” tambahnya. (sak)

warkop
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.