Prosesi Wisuda Periode ke-261 Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi momentum penting bagi para lulusan, termasuk Dr. Ali Fikri, S.H., M.Kn., yang kini resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Hukum. Pencapaian tersebut tidak hanya menandai keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi refleksi komitmen untuk memperluas kontribusi kepada masyarakat.
Ali Fikri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan SDM Aparatur Negara di Kementerian Perhubungan memandang gelar doktor sebagai tanggung jawab moral. Ia menilai capaian akademik ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan dedikasi intelektual, emosional, dan spiritual.
Menurutnya, pendidikan doktoral tidak berhenti pada aspek keilmuan semata, melainkan menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Pengalaman selama menempuh studi di UNAIR dinilainya memberikan perspektif baru dalam memahami persoalan hukum secara lebih komprehensif.
Ia menjelaskan bahwa lingkungan akademik di Fakultas Hukum UNAIR mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan tidak hanya berfokus pada teks normatif peraturan perundang-undangan. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam menghadapi dinamika hukum yang terus berkembang di tengah perubahan sosial dan politik.
Selama masa studi, Ali Fikri merasakan adanya keterkaitan yang kuat antara teori dan praktik. Hal ini menjadi nilai tambah bagi dirinya yang memiliki latar belakang sebagai aparat penegak hukum. Ia menilai metode pembelajaran yang diterapkan mampu memperkaya kapasitas profesional sekaligus membuka wawasan baru dalam praktik hukum.
Lebih jauh, ia juga menyoroti kualitas akademik UNAIR yang menurutnya telah memenuhi standar tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia optimistis institusi tersebut akan terus berkembang dan mempertahankan reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia.
Kehadiran Ali Fikri dalam wisuda tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi para lulusan lainnya. Ia menekankan pentingnya menjadikan ilmu sebagai sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar pencapaian personal.
Dengan bekal pendidikan doktoral yang telah diraih, Ali Fikri berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan sistem hukum dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa integritas dan komitmen pengabdian harus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah profesional ke depan. (tas)

