Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Ratusan Wali Murid SMPN 44 Surabaya Ikuti Sosialisasi Dispendik soal Pembatasan Gawai Anak

Ratusan Wali Murid SMPN 44 Surabaya Ikuti Sosialisasi Dispendik soal Pembatasan Gawai Anak

PERISTIWA Tiara AS21/01/2026 - 10:55 WIB
Dispendik Surabaya mengajak orang tua kompak mengawasi penggunaan gawai anak melalui sosialisasi pembatasan gawai di sekolah.

Ratusan wali murid SMP Negeri 44 Surabaya mengikuti sosialisasi pembatasan penggunaan gawai yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya melindungi anak dari dampak negatif penggunaan gawai tanpa pengawasan.

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa sosialisasi kepada orang tua menjadi langkah penting agar kebijakan pembatasan gawai dapat diterapkan secara efektif.

“Kami ingin orang tua memahami langsung kebijakan ini, bukan hanya dari perantara. Karena peran orang tua sangat menentukan dalam pengawasan anak di rumah,” ujarnya.

Febrina menjelaskan, Dispendik sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada Komite Sekolah. Namun, untuk memastikan pemahaman yang utuh, pihaknya kembali menyampaikan materi langsung kepada wali murid.

Dalam kegiatan tersebut, orang tua diberikan pemahaman mengenai bahaya konten negatif di media sosial, situs internet terlarang, serta aplikasi yang berpotensi membahayakan perkembangan psikologis anak.

“Orang tua juga kami bekali cara mengenali simbol, gambar, dan aplikasi yang dilarang. Bahkan kami ajarkan pendekatan komunikasi jika gawai anak diproteksi dengan kata sandi,” jelas Febrina.

Ia juga mengajak orang tua untuk membangun hubungan yang terbuka dan bersahabat dengan anak agar anak tidak mencari pelarian di ruang digital tanpa pengawasan.

Salah satu wali murid, Weni Tatia Ningsih, mengaku terbantu dengan sosialisasi tersebut. Menurutnya, informasi mengenai aplikasi dan situs terlarang membuat orang tua lebih waspada.

“Saya jadi tahu aplikasi apa saja yang harus diwaspadai. Nanti saya akan cek langsung di HP anak saya,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Kamila, wali murid lainnya, yang mengaku akan semakin ketat memantau aktivitas digital anaknya.

“HP anak saya terhubung dengan HP saya, jadi apa yang diakses bisa saya pantau. Dengan sosialisasi ini, saya jadi lebih paham cara pengawasannya,” katanya.

Dispendik Surabaya menegaskan akan terus menggulirkan sosialisasi serupa di sekolah lain agar tercipta ekosistem pendidikan yang aman dan sehat di era digital. (tas)

dispendik surabaya pembatasan gawai Surabaya pengawasan gawai anak perlindungan anak digital wali murid SMP
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.