Rektor Unair : Kerja Keras Saat Pandemi
KOMUNITAS PERISTIWA

Rektor Unair : Kerja Keras Saat Pandemi

Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode Juni 2021 kembali digelar pada Sabtu (26/06). Pada prosesi wisuda periode Juni 2021 ini, Rektor UNAIR Prof Dr H Mohammad Nasih SE MT Ak CMA mewisuda sebanyak 1.118 lulusan. Mereka terdiri dari lulusan jenjang diploma (D3-D4), sarjana (S1), master (S2), dan doktor (S3).

Pelaksanaan wisuda periode ini dilakukan secara blended. Dimana untuk wisuda daring disiarkan secara telekonfernsi melalui aplikasi Zoom dan live streaming YouTube UNAIR.

Sedangkan untuk wisuda luring diadakan di Aula Garuda Mukti, Kampus C UNAIR dengan pembatasan peserta yang hanya diikuti perwakilan wisudawan, rektor, wakil rektor, dekan, dan jajaran pimpinan. Semua hadirin tentu wajib mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pada kesempatan yang membanggakan tersebut, Prof. Nasih membuka sambutan dengan mengajak hadirin untuk tetap bersyukur dan menjaga kesehatan. Di tengah kondisi pandemi yang kembali tinggi, sambungnya, Prof. Nasih menegaskan pentingnya pelaksanaan protokol kesehata yang sangat ketat di setiap aktivitas.

“Kesehatan yang kita rasakan saat ini adalah karunia yang diberikan Tuhan untuk kita, untuk itu mari kita tetap patuhi protokol kesehatan serta tetap menjaga imun dan menguatkan iman, agar pandemi ini bisa segera usai,” tutur Prof. Nasih.

Selanjutnya, Prof. Nasih menjelaskan bahwa di tengah kondisi pandemi ini memang menjadi tantangan tersendiri. Terlebih bagi wisudawan yang akan memasuki dunia kerja. Meski demikian, ia mengajak wisudwan untuk tetap bersyukur dan bangga, mengingat pada periode wisuda kali ini UNAIR telah menjadi bagian dari 500 kampus terbaik di dunia.

“Untuk itu, sebagai langkah selanjutnya diperlukan kerja keras, kerja keras, dan kerja keras,” tandasnya.

Pada akhir, kepada wisudawan Prof. Nasih berpesan agar setelah menjadi alumni bisa menjaga nama baik almamater. Menjadi bagian dari alumni, tandasnya, harus tetap mengawal dan menjaga kehormatan almamater, guru, dan keilmuan yang telah diberikan kepada wisudawan.

“Karena prinsipnya orang-orang yang diberikan ilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya dengan terus mengamalkan serta tetap belajar dan bekerja keras,” jelasnya. “Terkahir, saya ingatkan agar kita semua tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (ita)