Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Rompi Pendingin Badan ala Mahasiswa

Rompi Pendingin Badan ala Mahasiswa

PERISTIWA redaksi19/11/2024 - 11:00 WIB

Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) tak hentinya meraih berbagai prestasi membanggakan. Kali ini tim “Ocean Pulse Smart Vest” berhasil menyabet medali perak dalam kategori teknologi pada Second International Youth Summit di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (10/11).

Tim tersebut beranggotakan empat mahasiswa UNAIR yaitu Ririn Dwi Antari, Istighfar Rohmah, Fidella Rachmadiana Azra, Daniswara Zahra Anindita. Selain itu, tim ini juga berkolaborasi dengan satu mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Tim tersebut menggagas inovasi rompi pelampung pintar yang dapat memberikan sensasi dingin bagi pemakainya.

Dalam keterangannya pada UNAIR NEWS pada Kamis (14/11/24), Istighfar Rohmah, atau yang akrab disapa dengan Fafa menjelaskan terkait inovasi rompi pintar ini. Ocean Pulse Smart Vest merupakan rompi pelampung pintar yang memiliki teknologi yang dapat melepaskan sensasi dingin saat suhu lingkungan meningkat.

“Ide ini muncul dari banyaknya kasus heat stroke pada nelayan tradisional yang melaut di siang hari. Panasnya suhu di laut, dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh secara drastis. Hal ini dapat berbahaya bagi nelayan karena dapat menyebabkan heat stroke yang membuat nelayan pingsan, kejang sampai adanya pendarahan,” ungkapnya.

Rompi pelampung pintar ini memiliki cara kerja otomatis dengan mengandalkan sensor pendingin termoelektrik yang disebut peltier. Cara kerjanya yaitu sensor yang tertanam pada rompi akan mendeteksi kenaikan suhu di sekitar. Apabila suhu mencapai 38°C, sensor akan secara otomatis mengaktifkan peltier untuk melepaskan sensasi dingin pada rompi.

“Dalam penggunaannya sendiri, peltier pada rompi kami menggunakan energi matahari melalui panel surya untuk selanjutnya diubah menjadi sensasi dingin melalui reaksi termoelektrik. Sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan tanpa perlu mengganti peltier secara berkala,” ujar Fafa.

Fafa menyebut bahwa peltier kadang menyebabkan adanya efek kejut listrik saat mengeluarkan sensasi dingin karena perbedaan arus listrik. Namun, timnya berusaha mengurangi efek kejut listrik ini pada rompi pintarnya supaya dapat dipakai dengan nyaman oleh nelayan. Serta menambahkan lapisan tahan air agar tetap bisa digunakan sebagai pelampung.

Inovasi ini harapannya dapat dipasarkan pada nelayan tradisional. Hal ini sesuai dengan fakta lapangan di mana nelayan tradisional sebagian besar memakai kapal tradisional yang tidak memiliki peneduh. Sehingga rawan terkena heat stroke di tengah cuaca terik di laut.

“Meskipun memang sasarannya nelayan, kami masih belum bisa menjual pada nelayan karena biaya pembuatannya yang cukup besar. Untuk dapat menekan harga, kami masih mencari sponsor dan stakeholder untuk dapat bekerja sama sehingga dapat menurunkan harga jual dan dapat dibeli oleh nelayan tradisional,” tutupnya. (ita)

Rompi Pendingin Badan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.