Sayembara Desain Wisata Ampel Diikuti 216 Peserta
JALAN-JALAN PERISTIWA

Sayembara Desain Wisata Ampel Diikuti 216 Peserta

Sayembara desain arsitektur kawasan penunjang wisata Ampel telah rampung. Kompetisi desain yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Krearture, akhirnya menghasilkan tiga pemenang.

Pengumuman tiga pemenang ini digelar dalam awarding yang berlangsung di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Selasa (23/08). Pemenang pertama diraih Adithya Wira Ekaraga bersama timnya yang mengangkat karya berjudul “Tuah Ing Ampeldenta”.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, salah satu tujuan dari sayembara desain Wisata Ampel adalah melibatkan masyarakat dalam pembangunan Kota Pahlawan. Khususnya, yang sekarang digelar terkait rencana pengembangan kawasan penunjang Wisata Ampel.

“Karena saya ingin membangun Kota Surabaya dengan pemikiran bukan hanya dari pemkot. Karena kita punya banyak partner dan talenta-talenta muda yang luar biasa dan itu memiliki kreasi yang sangat tinggi,” kata Eri Cahyadi mengawali sambutannya.

Oleh sebabnya, Eri meminta jajarannya agar ke depan dapat pula menerapkan konsep sayembara tersebut. Yakni, dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait pada setiap rencana pembangunan kawasan.

“Misalnya akan membangun SWK (Sentra Wisata Kuliner) itu juga bisa dilombakan. Bagaimana desainnya itu bisa dibuat nyaman dan anak-anak muda bisa datang. Jadi sekarang mindset kita harus mulai dibuka,” pintanya.

Eri meyakini, dengan cara pemkot membuka diri melalui pelibatan masyarakat, maka hal itu justru akan lebih mengangkat potensi-potensi yang ada. Karena baginya, kesempurnaan itu akan terjadi ketika pemerintah bersama seluruh elemen dapat saling berkolaborasi.

“Jadi dengan itu kita bisa menyempurnakan. Nah, disinilah peran serta masyarakat, peran serta milenial dalam perencanaan. Sehingga semua orang nantinya merasa saling memiliki,” harapnya.

Tak lupa, Eri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah terlibat menyumbangkan ide dan pemikiran dalam rencana pembangunan kawasan Wisata Ampel. Langkah kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam penataan kawasan-kawasan lain di Kota Pahlawan ke depannya.

“Semoga perencanaan kawasan Wisata Ampel bisa diikuti perencanaan kawasan-kawasan lainnya. Dan semoga dengan ini dapat menjadikan Kota Surabaya semakin nyaman,” imbuhnya.

Sayembara desain arsitektur kawasan penunjang Wisata Ampel dimulai sejak 16 Juni 2022. Gelaran ini diikuti sebanyak 216 tim atau individu dari 16 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Lima karya terbaik dipilih mendapatkan juara satu, dua dan tiga. Dua peserta lainnya mendapatkan Honorable Mentions.

Karya dari para pemenang itu nantinya akan dikombinasikan untuk kemudian dijadikan grand design kawasan penunjang Wisata Ampel. Dalam proses pengkombinasian itu, dilibatkan tim cagar budaya maupun tim bangunan gedung. (ita)