Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan
  • Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda
  • Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa
  • Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan
  • Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI
  • Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jatim, Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
  • Ditjen Pajak Sita 230 Aset Penunggak Pajak di Jatim
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda

Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda

PERISTIWA Ita Nasyi’ah24/06/2026 - 14:36 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau progres revitalisasi eks Hi-Tech Mall yang ditargetkan melakukan soft launching pada 5 Juli 2026 sebagai pusat industri kreatif dan ruang aktivitas generasi muda.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan pelaksanaan soft launching revitalisasi eks Hi-Tech Mall pada 5 Juli 2026. Gedung yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan elektronik tersebut kini sedang ditata kembali menjadi ruang baru yang difokuskan untuk pengembangan industri kreatif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas, serta aktivitas generasi muda.

Transformasi kawasan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menghidupkan kembali aset kota agar memiliki fungsi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi kreatif dan kebutuhan ruang publik yang produktif.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa tahap awal pembukaan akan difokuskan pada area basement dan lantai dasar. Area tersebut akan diisi oleh tenant sektor food and beverage (F&B), pelaku usaha custom motor dan mobil, serta berbagai komunitas kreatif lokal.

Menurutnya, pembukaan secara bertahap dilakukan untuk membangun aktivitas ekonomi dari area bawah sebelum pengembangan dilanjutkan ke lantai lainnya.

“Insyaallah pada 5 Juli kami lakukan soft launching. Yang dibuka lebih dulu adalah lantai basement dan lantai dasar dengan menghadirkan merek lokal Surabaya, tenant F&B, pelaku custom, serta industri kreatif. Kami ingin memperkenalkan wajah baru Hi-Tech Mall dan menggerakkan aktivitas dari bawah terlebih dahulu,” ujar Eri saat meninjau progres revitalisasi gedung, Rabu (24/6/2026).

Selain menghadirkan tenant baru, Pemkot Surabaya juga tengah menyelesaikan pembangunan gedung pertemuan yang berada di kawasan tersebut.

Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 3.500 meter persegi dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Gedung ini nantinya diproyeksikan mendukung berbagai kegiatan dalam ruang (indoor), mulai dari pameran, kegiatan komunitas, hingga penyelenggaraan acara sosial dan keluarga.

“Gedung pertemuan ini insyaallah selesai pada Agustus. Luasnya sekitar 3.500 meter persegi sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan indoor, termasuk acara pernikahan,” katanya.

Dalam pengembangan berikutnya, revitalisasi Hi-Tech Mall juga akan menyasar area lantai tiga yang dirancang menjadi ruang multifungsi.

Konsep yang disiapkan mencakup gedung pertemuan, ruang pertunjukan bagi pelajar SD dan SMP, panggung seni untuk anak usia dini (PAUD), hingga area bermain yang ditujukan sebagai ruang pengembangan kreativitas anak dan remaja.

Sementara itu, pengembangan lantai satu dan lantai dua akan diarahkan untuk memperluas daya tarik investasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.

Beberapa fasilitas yang direncanakan hadir antara lain area e-sport, simulator mobil e-sport, ruang kolaborasi kreatif, dan fasilitas pendukung lainnya.

Menurut Eri, konsep revitalisasi tersebut sengaja disusun agar eks Hi-Tech Mall tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang yang mendukung pengembangan minat, bakat, dan interaksi generasi muda.

“Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda. Jika memiliki bakat di bidang e-sport maupun kreativitas lainnya, diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi, bukan sekadar hobi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa respons terhadap konsep baru kawasan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya minat komunitas dan calon investor yang datang untuk melihat perkembangan revitalisasi secara langsung.

Setelah pelaksanaan soft launching, Pemkot Surabaya berencana memperluas promosi kepada investor dari luar daerah yang telah menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi.

“Saat ini komunitas maupun investor mulai berdatangan dan melihat langsung perubahan yang terjadi di kawasan ini. Setelah soft launching pada 5 Juli, kami juga akan mengundang lebih banyak investor dari luar Surabaya yang telah menyatakan minat untuk berinvestasi di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian, menjelaskan bahwa progres penataan area basement saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Tahap pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian detail akhir serta pembersihan area menjelang pembukaan resmi.

Menurut Iman, basement akan difungsikan sebagai pusat aktivitas industri kreatif, komunitas custom, serta ruang kegiatan bagi anak-anak dan remaja.

“Basement akan menjadi pusat industri kreatif, komunitas custom, serta berbagai aktivitas anak-anak dan remaja. Saat soft launching nanti, fokus operasional memang masih di area bawah, sementara lantai lainnya menyusul setelah proses penataan selesai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal hanya area basement dan lantai dasar yang dibuka untuk masyarakat, sedangkan pengembangan area lain dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun.

Lantai dasar tetap akan mempertahankan tenant komersial yang sudah beroperasi, khususnya sektor komputer, serta dilengkapi koridor industri kreatif di sisi sayap utara.

Selanjutnya, lantai satu disiapkan untuk pelaku industri kreatif, lantai dua direncanakan menjadi area perkantoran Pemkot Surabaya, sedangkan lantai tiga akan difungsikan sebagai gedung pertemuan sekaligus ruang kegiatan di area sayap selatan.

Iman juga menyebut antusiasme pelaku usaha mulai terlihat dari tingkat keterisian tenant pada tahap awal pengembangan.

Hingga saat ini, sekitar 18 tenant F&B dipastikan bergabung dan sekitar 30 tenant industri kreatif telah mengisi seluruh ruang yang disediakan.

“Antusiasme pelaku usaha terhadap konsep baru tersebut mulai terlihat. Seluruh ruang industri kreatif pada tahap awal telah terisi,” jelasnya.

Bagi pelaku usaha atau pihak yang ingin bergabung dalam pengembangan kawasan tersebut, proses pendaftaran dan koordinasi dapat dilakukan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya.

Untuk memeriahkan pembukaan awal revitalisasi eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya juga menyiapkan berbagai rangkaian hiburan dan kegiatan pendukung, termasuk pertunjukan musik serta sejumlah atraksi yang akan digelar selama acara berlangsung. (ita) 

Eri Cahyadi Hi-Tech Mall Surabaya industri kreatif investasi Surabaya revitalisasi Surabaya UMKM Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan

24/06/2026 - 14:40 WIB

Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa

24/06/2026 - 14:31 WIB

Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan

24/06/2026 - 14:27 WIB

Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI

24/06/2026 - 14:23 WIB

Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase

23/06/2026 - 17:03 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jatim, Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

23/06/2026 - 16:59 WIB

Comments are closed.

Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan

24/06/2026 - 14:40 WIB

Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda

24/06/2026 - 14:36 WIB

Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa

24/06/2026 - 14:31 WIB

Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan

24/06/2026 - 14:27 WIB

Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI

24/06/2026 - 14:23 WIB

Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase

23/06/2026 - 17:03 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.