Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Senandung Rektor ITS di Wisuda Terakhirnya

Senandung Rektor ITS di Wisuda Terakhirnya

KOMUNITAS redaksi20/03/2019 - 13:00 WIB

Prosesi wisuda ke-119 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu–Minggu (16-17/3) berlangsung meriah dan berbeda dari sebelumnya. Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD secara mengejutkan tampil menghibur para wisudawan beserta undangan dengan nyanyian yang mengandung banyak pesan.

Pada perhelatan wisuda terakhirnya sebagai Rektor ITS, Minggu (17/3), Prof Joni Hermana memberikan kejutan luar biasa, khususnya bagi wisudawan dan orang tua mereka yang hadir.

Menggandeng Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITS dan Orkestra Stradivari, Prof Joni yang pada 12 April 2019 nanti akan mengakhiri masa kepemimpinannya di ITS ini meramu sebuah lagu yang sudah cukup popular menjadi spesial.

Lagu Selow yang dipopulerkan oleh Wahyu Ramdani sedikit dimodifikasi liriknya, sehingga menjadi lebih menghibur, akrab di telinga wisudawan, dan tetap penuh semangat. Aksi ini membuat segenap hadirin, khususnya para wisudawan turut beranjak dari tempat duduknya.

Hampir seluruh wisudawan turut bernyanyi, sembari bertepuk tangan. Mengiringi nyanyian penuh semangat yang disuguhkan Prof Joni bareng PSM ITS.

Bima Fauzan selaku Project Manager PSM ITS yang tampil menjadi lead vocal hari itu mengungkapkan ihwal kejutan tampilan bersama Prof Joni tersebut.

“Ini semua murni permintaan Prof Joni, sore sebelumnya, Sabtu (16/3), kami dipanggil untuk mengerjakan kejutan ini,” ungkap mahasiswa departemen Kimia ini.

Prof Joni yang berkomunikasi dengan tim PSM ITS melalui media sosial, menyampaikan bahwa lirik lagu Selow ini kurang sesuai dinyanyikan ketika wisuda.

Prof Joni pun mengatakan bahwa dirinya sudah membuat lirik pengganti yang telah beliau persiapkan sebelumnya dan dianggap sesuai karena mengandung pesan khusus bagi para wisudawan.

Kepada tim PSM ITS, guru besar Teknik Lingkungan yang memang hobi bernyanyi ini meminta agar lirik yang sudah beliau modifikasi, disesuaikan lagi dan diberi tambahan humor. Sehingga kejutan ini dapat berjalan dengan lancar.

Setelah melalui proses asistensi yang cukup menguras waktu, akhirnya lirik hasil modifikasi ini berhasil dirampungkan. Sehingga terciptalah kejutan yang sangat menghibur hadirin.

Tim PSM sendiri mengaku sangat gembira atas inisiatif Prof Joni ini. Namun, Bima mengaku bahwa PSM ITS sebenarnya sempat kesulitan ketika mencari relawan dari PSM yang bersedia ikut memeriahkan nyanyian Prof Joni dengan tarian sederhana.

Apalagi persiapan sebelumnya terbilang belum cukup. Untungnya, baik dari pihak PSM, hadirin, serta pengisi acara yang lainnya menganggap hal ini merupakan hiburan yang harus dibawakan dengan santai serta sebagai pelepas penat selama prosesi wisuda.

Prof Joni sendiri menganggap bahwa lagu Selow itu lagu yang cukup jenaka untuk dibuat parodi. Sebagai pengingat bagi mahasiswa yang kuliahnya selow (plesetan dari kata slow) atau santai, tetapi selalu berusaha membela diri (banyak mencari alasan).

“Beralasan kalau mereka (mahasiswa yang slow, red) tidak mau selesai dulu karena masih nunggu pasangan yang akan dia bawa saat wisuda,” ujarnya menirukan alasan yang banyak diungkapkan selama ini. Meskipun di akhir, Prof Joni mengatakan bahwa lagu parodi itu juga sebagai perwujudan doa bagi keberhasilan para mahasiswa untuk segera mendapatkan gelar dan jodoh. (ita)

Prof Joni Hermana Rektor ITS Wisuda ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.