Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Seniman Indonesia di OzAsia Festival

Seniman Indonesia di OzAsia Festival

SENI BUDAYA redaksi22/09/2017 - 14:00 WIB

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menghadirkan seniman Indonesia di penyelenggaraan OzAsia Festival. Acara ini merupakan salah satu festival seni kontemporer internasional utama di Australia, dan satu-satunya yang memprogramkan khasanah seni budaya Asia.

Tahun ini, Bekraf mendukung Jecko Siompo dengan karya seni pertunjukan Animal Pop Family serta grup musik Mocca untuk tampil di OzAsia Festival, sementara itu Darlane Litaay, Filastine & Nova, Trah dan Under The Big Bright Yellow Sun didukung oleh kementerian lainnya.

“Kami ingin fokus membantu para seniman yang memang pantas bersanding dengan para seniman dari negara lain, membantu para seniman untuk melakukan bisnis meeting dengan peserta dari luar, tetapi itu dikondisikan agar negara-negara lain bisa aware dengan para seniman kita dan kedepan ada permanent performance menampilkan karya seni pertunjukan kontemporer,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf Josua Puji Mulia Simanjuntak.

Josua menambahkan Bekraf juga memberikan pendukungan dana berupa dana perjalanan (travel grant) bagi para seniman yang akan tampil.

Bertempat di Adelaide Festival Centre dan sejumlah tempat lainnya di kota Adelaide, festival tahunan ini mencakup program teater, tari, musik, film, seni rupa, kuliner, diskusi dan lain sebagainya, termasuk berbagai hiburan yang dapat diakses oleh audiens di negara bagian Australia Selatan.

OzAsia Festival 2017 merupakan penyelenggaraan tahun ke-11, berlangsung pada tanggal 21 September hingga 8 Oktober 2017. Setelah perayaan besar-besaran atas satu dekade usia OzAsia Festival di tahun lalu, di tahun ini OzAsia memperbesar program dan meningkatkan jumlah aktivitas yang melibatkan publik.

Tiga tahun berturut-turut OzAsia Festival memprogramkan seni budaya Indonesia secara khusus. Terdiri dari berbagai pentas dan kegiatan yang melibatkan sejumlah seniman ataupun grup kesenian profesional dari Indonesia.

Tujuannya dalam kerangka kuratorial yang mengedepankan unsur kontemporer dari kesenian Indonesia, dan menargetkan berbagai lapisan masyarakat di kota Adelaide, negara bagian Australia Selatan, dan di Australia pada umumnya.

Seniman ataupun grup kesenian Indonesia yang pernah diprogramkan di OzAsia Festival misalnya: Ega Robot, Eko Nugroho, Eko Supriyanto, Melati Suryodarmo, Mess 56, Papermoon Puppet Theatre, Riau Rhythm, Samba Sunda, Teater Garasi, Topeng Losari, dsb.

Jecko Siompo dengan Animal Pop Family akan menampilkan kegiatan berupa workshop dan demo tari hiphop Papua kontemporer Animal Pop karya Jecko Siompo.

Bertempat di studio tari kampus Adelaide College of the Arts dan di Lucky Dumpling Market (area outdoor OzAsia Festival), peserta workshop beragam dari murid dan guru sekolah dasar, publik umum, keluarga dan anak-anak, mahasiswa tari, serta penari dan koreografer profesional.

Sedangkan grup musik Mocca, sebuah kolektif musik indie asal Bandung yang terkenal dengan gaya musik retro, swing, bossa nova dan jazz, lirik lagu berbahasa Inggris, serta aksi panggung yang memikat. Bertempat di panggung utama Lucky Dumpling Market, penampilan Mocca akan disaksikan oleh ribuan pengunjung OzAsia Festival Hub.

Selain program yang tertera di atas, seluruh seniman tersebut juga akan terlibat dalam kegiatan artist talk, berbagai pertemuan, serta sesi networking spesifik, demi perluasan jaringan dan kesempatan kerja sama di masa mendatang. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.