Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»SMK Jangan Terjebak Kurikulum Lama

SMK Jangan Terjebak Kurikulum Lama

KOMUNITAS redaksi31/07/2017 - 12:00 WIB

Presiden Joko Widodo menghadiri peluncuran program Pendidikan Vokasi Industri yang digelar PT Astra Otoparts Tbk Cikarang, di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/7) pagi.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, setelah fokus pada pembangunan infrastruktur, baik pelabuhan, airport, jalur kereta api luar jawa, jalan tol dan pembangkit listrik untuk mempersiapkan daya saing Indonesia agar bisa bersaing dan berkompetisi dengan negara-negara yang lain, pemerintah akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia atau SDM.

“Ini sudah kita mulai pada hari ini dengan training-training, kerja sama link and match antara industri dan SMK juga industri dengan pondok pesantren,” kata Presiden.

Jokowi merasa senang karena SMK sudah bekerja sama dengan industri. Ia berharap SMK tidak terjebak dengan kurikulum lama tetapi lebih fleksibel dan mengikuti perkembangan. “Mestinya fleksibel. Kemudian jurusannya juga jangan itu-itu saja,” ujarnya.

Menurut Presiden, SMK seharusnya tidak hanya mempunyai jurusan bangunan atau listrik, tetapi dengan perkembangan zaman bisa membuka jurusan teknik pengawasan, teknik konstruksi, teknik baja, jurusan logistik atau jurusan animasi dengan spesialis membuat meme.

“Kalau mau masuk ke bangunan harusnya masuk ke jurusannya. Jurusan jendela, jurusan pintu. Yang saya lihat di Jerman seperti itu. Bukan jurusan bangunan, terlalu umum sekali,” ucap Jokowi.

Terkait Pendidikan Vokasi Industri yang digelar PT Astra Otoparts Tbk, Presiden menilai kerja sama antara SMK dan industri ini sangat strategis sekali agar Indonesia tidak tertinggal dengan bangsa lain.

Presiden berharap BUMN dan swasta mau bekerja sama dengan SMK maupun pondok pesantren. Ia meyakini, dengan kerja sama yang konsisten, tahun 2040 atau 2045 nanti, Indonesia akan menjadi empat besar negara terkuat ekonomi.

“Sumber daya alam kita memiliki. Tapi SDM itu lebih penting. Kita harus sepakat bahwa sumber daya manusia itu lebih penting. Karena kadang-kadang sumber daya alam itu bisa memanjakan,” tutur Jokowi.

Dengan etos kerja, produktivitas dan SDM yang baik, Presiden meyakini Indonesia lebih mudah bersaing dengan negara-negara lain. Untuk itu, Presiden menghimbau Indonesia jangan hanya ketergantungan lembaga pendidikan yang ada, tetapi juga melakukan training-training cepat yang sangat dibutuhkan industri.

“Begitu SDM kita siap, kita akan masuk ke industri jasa seperti ke business process outsourcing, masuk ke training-training bimtek. Karena ini yang diperlukan,” pungkas Jokowi.

Mendampingi Jokowi dalam acara tersebut antara lain Menperin Airlangga Hartarto, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristek Dikti M Nasir, Sekkab Pramono Anung, dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Hadir pula Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Zulkarnaen, dan direksi perusahaan lainnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.