Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»CANGKIR KOPI»Target 65.500 `Master Trainer` Kopi Robusta

Target 65.500 `Master Trainer` Kopi Robusta

CANGKIR KOPI redaksi04/10/2017 - 14:00 WIB

Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (Scopi) menargetkan 65.500 master trainer kopi robusta hingga tahun 2020.

“Sedangkan, saat ini yang telah terbentuk 123 master trainer kopi,” kata Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian Widi Hardjono di Bandarlampung.

Kementan bersama Scopi, lanjutnya, saat ini tengah konsen untuk melihat keseriusan para master trainer tersebut, mengingat masih banyak dari mereka yang tidak aktif.

Ia menjelaskan, dari 123 master trainer itu yang terlihat aktif masih sekitar 58 pesen, sedangkan yang nonaktif sebanyak 42 persen.

“Bagi yang aktif dikejar lagi dan yang nonaktif akan dievaluasi apa permasalahan yang terjadi apakah dimutasi atau ada hal lain,” imbuhnya.

Menurutnya, master trainer adalah aset negara yang mampu memajukan perekonomian melalui komoditas kopi. “Mereka dapat membantu pemerintah dalam hal peningkatan produktivitas dan kualitas sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” kata dia.

Direktur Eksekutif Scopi Veronica Herlina mengatakan, Kementan dan Scopi bekerja sama menggelar penyegaran, pelatihan, dan monitoring evaluasi master trainer kopi robusta. “Kami konsen terhadap kemajuan petani kopi melalui pembentukan master trainer,” katanya.

Ia mengatakan Kementan dan Scopi telah berhasil menyelesaikan kerja kolaboratif yakni penyusunan kurikulum nasional dan menu pelatihan budi daya berkelanjutan dan pasca panen kopi robusta, serta kegiatan trainer of trainer master trainer robusta yang telah dilaksanakan tahun lalu.

Menurutnya, sebagai tindaklanjut dalam kegiatan tersebut, masing-masing master trainer mempunyai rencana tindaklanjut untuk mencetak kader-kader petani baru dan juga melakukan pelatihan kepada petani di masing-masing daerahnya.

Karena itu, lanjutnya, sebagai bentuk monitoring dan evalusi Scopi terhadap kegiatan master trainer tersebut di lapangan maka digekar kegiatan tersebut.

Ia mengatakan kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak 29 September hingga 1 Oktober 2017 di Hotel Amalia Bandarlampung.

Peserta, lanjutnya, berasal dari 11 provinsi di Tanah Air khususnya dari pengahsil kopi robusta. Sedangkan master tariner terbanyak berasal dari Lampung dan Sumatera Selatan sebagai daerah penghasil kopi robusta tersebsar di Indonesia. (ant)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.