Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Tips Menabung Haji dengan Efisien

Tips Menabung Haji dengan Efisien

KOMUNITAS redaksi14/06/2024 - 13:00 WIB

Menunaikan ibadah haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dipenuhi oleh setiap Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. Namun, biaya untuk menunaikan ibadah haji tidaklah kecil, meliputi transportasi, akomodasi, serta kebutuhan selama di tanah suci. Oleh karena itu, banyak calon jamaah harus mempersiapkan dana yang cukup besar dalam jangka waktu yang panjang.

Dosen Pengajar Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Dr Imron Mawardi SP MSi menyampaikan beberapa pertimbangan penting dalam menabung untuk haji. Menurutnya, yang pertama harus diperhatikan adalah mengetahui berapa lama waktu antrean saat ini.

“Di Jawa Timur, jika mendaftar sekarang, perjalanan haji kemungkinan baru bisa dilakukan 32 tahun kemudian. Meski terlihat lama, calon jamaah berusia 50 tahun ke atas tidak perlu khawatir karena pemerintah memprioritaskan lansia,” jelasnya.

Dalam mempersiapkan tabungan haji, Dr Imron menjelaskan bahwa calon jemaah perlu menghitung biaya yang harus ditanggung, yang saat ini sekitar Rp 56 juta dari BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji). Total biayanya mencapai sekitar Rp 96 juta.

“Calon jemaah harus membayar 60 persen dari biaya tersebut, yaitu sekitar Rp 56 juta. Ketika mendaftar, dibutuhkan biaya awal Rp 25 juta sehingga untuk berangkat haji diperlukan tambahan sekitar Rp 31 juta,” katanya.

Menabung untuk haji dimulai dengan merencanakan kapan bisa mengumpulkan uang Rp 25 juta untuk pendaftaran. Jika targetnya adalah tiga tahun, maka harus dihitung berapa yang perlu ditabung setiap bulan untuk mencapai Rp 25 juta dalam tiga tahun.

“Hal ini memerlukan pengaturan konsumsi dan pendapatan. Jika pendapatan bulanan adalah Rp 5 juta dan ingin menabung Rp 800 ribu per bulan, maka perlu anggaran konsumsi yang dibatasi,” jelas Imron.

Ia menambahkan untuk mengelola keuangan sehari-hari agar bisa menabung tanpa mengorbankan kebutuhan harian, perlu mengatur anggaran rumah tangga dengan baik. Idealnya, sepertiga pendapatan digunakan untuk konsumsi rutin, sepertiga untuk cadangan atau kebutuhan tidak rutin, dan sepertiga untuk tabungan.

“Jika pendapatan cukup kecil, tetap perlu menetapkan target berapa yang akan disisihkan untuk tabungan, baik untuk pendidikan, pendaftaran haji, atau membeli rumah. Semua harus direncanakan dengan batasan yang jelas pada konsumsi,” tuturnya.

Imron menyarankan calon jemaah untuk mempertimbangkan investasi yang stabil, seperti emas, sebagai langkah menghadapi inflasi dan kenaikan biaya haji setiap tahun. Menurutnya, sekitar 60% biaya haji saat ini dibayar oleh jemaah, sementara 40% berasal dari nilai manfaat. Dengan biaya haji yang terus meningkat, Imron mendorong calon jemaah untuk memiliki investasi yang stabil. (ita)

tabungan haji
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.