Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Tips Sehat Lebaran: Dosen UNAIR Ingatkan Pentingnya Pola Makan Seimbang di Tengah Hidangan Bersantan

Tips Sehat Lebaran: Dosen UNAIR Ingatkan Pentingnya Pola Makan Seimbang di Tengah Hidangan Bersantan

PERISTIWA Tiara AS20/03/2026 - 11:06 WIB
Dosen UNAIR bagikan tips menjaga pola makan sehat saat Lebaran agar terhindar dari risiko penyakit akibat konsumsi berlebih.

Perayaan Hari Raya Idulfitri identik dengan sajian kuliner khas yang menggugah selera, seperti opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering. Namun, di balik kelezatan tersebut, terdapat potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi tanpa pengendalian yang tepat.

Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Lailatul Muniroh SKM MKes, mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam mengatur pola makan selama momen Lebaran. Ia menegaskan bahwa menikmati hidangan khas tidak menjadi masalah selama dilakukan dengan prinsip keseimbangan.

Menurutnya, salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah konsep “Isi Piringku” yang menekankan komposisi makanan dalam satu porsi. Dalam konsep tersebut, makanan pokok seperti ketupat atau nasi tetap dikombinasikan dengan sumber protein, baik hewani maupun nabati, serta dilengkapi sayur dan buah.

“Sering kali saat Lebaran, konsumsi makanan tinggi lemak dan gula meningkat, sementara asupan serat dari sayur dan buah justru berkurang. Padahal, keseimbangan ini penting untuk menjaga metabolisme tubuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa makanan bersantan dan kue kering cenderung memiliki kandungan lemak jenuh dan gula yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, hal ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti peningkatan kadar kolesterol, lonjakan gula darah, hingga gangguan pencernaan.

Selain itu, Lailatul juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang cenderung makan berulang kali saat bersilaturahmi ke beberapa rumah. Pola ini dinilai berisiko meningkatkan asupan kalori harian secara signifikan tanpa disadari.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menyarankan agar masyarakat mengatur frekuensi makan dengan lebih bijak. Mengonsumsi makanan utama terlebih dahulu sebelum mencicipi kue kering, serta membatasi porsi makanan tinggi lemak menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan.

Tak kalah penting, kebutuhan cairan tubuh juga harus tetap terpenuhi. Minum air putih secara cukup dinilai mampu membantu proses pencernaan sekaligus menjaga keseimbangan tubuh di tengah pola makan yang cenderung berubah saat Lebaran.

“Lebaran adalah momen kebersamaan yang penuh makna. Menjaga kesehatan selama perayaan merupakan bagian dari upaya agar silaturahmi dapat dinikmati dengan optimal,” jelasnya.

Dengan menerapkan pola makan yang seimbang dan terkontrol, masyarakat diharapkan tetap dapat menikmati hidangan khas Lebaran tanpa harus mengorbankan kesehatan. (tas) 

Dosen Unair gizi lebaran isi piringku konsumsi berlebihan makanan lebaran sehat pola makan seimbang tips sehat lebaran
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.