Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Tragedi Kanjuruhan, Bambang DH Soroti Strategi Pengamanan Laga

Tragedi Kanjuruhan, Bambang DH Soroti Strategi Pengamanan Laga

OLAHRAGA redaksi05/10/2022 - 16:00 WIB

Mantan Ketua Umum Persebaya, Bambang DH mengungkapkan duka mendalam terkait meninggalnya 127 orang lebih dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang usai laga Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (01/10). Bambang DH mendesak agar ada evaluasi mendasar dan menyeluruh mengenai strategi pengamanan laga sepakbola.

“Perasaan saya campur aduk. Kaget, sedih dan takut juga. Teringat pengalaman buruk saya saat mencegah kerusuhan di putaran 8 besar, kompetisi sepakbola PSSI tahun 2006,” kata pria yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI saat dihubungi Minggu (02/10) lalu.

Kala itu, dia tegas menarik timnya menghindari rusuh. Meskipun konsekuensinya justru kena sanksi dari PSSI selama 10 tahun dari 2006 sampai dengan 2016.

Menurut Bambang DH agar kejadian yang sebenarnya sudah sering terulang di Indonesia ini tidak terjadi lagi, harus ada evaluasi menyeluruh mengenai pengamanan laga. Baik dari pihak aparat, panitia, koordinator suporter hingga official tim kesebelasan sendiri.

“Sebuah perencanaan detil dan sempurna memang terkadang saat di lapangan sulit diterapkan karena banyak faktor yang mempengaruhi. Tapi bila semua pihak berkomitmen saling menjaga, kerusakan bisa diminimalisir. Ayolah rek, kita bersaudara,” tegasnya

Ada dugaan bahwa penggunaan kekuatan yang berlebihan (excessive use force) melalui penggunaan gas air mata dan pengendalian massa yang tidak sesuai prosedur menjadi penyebab banyaknya korban jiwa yang berjatuhan.

Hal ini mengakibatkan suporter di tribun berdesak-desakan mencari pintu keluar, sesak nafas, pingsan dan saling bertabrakan.

Hal tersebut diperparah dengan over kapasitas stadion. Apalagi ini merupakan pertandingan big match yang dilakukan pada malam hari. Sehingga mengharuskan seluruh pihak yang berkepentingan melakukan upaya penyelidikan dan evaluasi yang menyeluruh terhadap pertandingan ini.

Aturan FIFA terkait pengamanan dan keamanan stadion (FIFA Stadium Safety dan Security Regulations), penggunaan gas air mata nyatanya tidak diperbolehkan.

Lebih tepatnya tertulis di pasal 19 b soal pengaman di pinggir lapangan.”No firearms or ‘crowd control gas’ shall be carried or used (senjata api atau ‘gas pengendali massa’ tidak boleh dibawa atau digunakan),” tulis aturan FIFA.

” Ya kalau mengacu pasal 19 b tersebut, bisa jadi pihak keamanan laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan melanggar aturan FIFA. Tapi tetap butuh penyelidikan lanjutan, ” kata Bambang DH saat disinggung mengenai aturan FIFA. (ita)

bambang dh Tragedi Kanjuruhan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.