Sebagai komitmen mewujudkan Kampus Berdampak, Universitas Airlangga (UNAIR) terus menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. UNAIR mengadakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung dalam pengembangan berbagai bidang strategis.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (MoU) oleh Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin dan Bupati Tulungagung H Gatut Sunu Wibowo SE ME, Selasa (16/09) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Tulungagung.
Dalam sambutannya, Prof Madyan menuturkan, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan di atas kertas. Melainkan juga menjadi wujud komitmen bersama untuk memajukan daerah, melalui kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan.
“Ruang lingkup kerja sama kita sangat luas. Mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pengembangan rumah sakit, penelitian, hukum, IPTEK dan inovasi. Termasuk pengabdian masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” terangnya.
Pihaknya meyakini, fungsi perguruan tinggi tidak hanya sebatas menghasilkan lulusan. Akan tetapi, juga menjadi motor penggerak pembangunan. “Kolaborasi ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi Kampus Berdampak. Yang bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, nasional, maupun global,” imbuhnya.
Melalui kerja sama tersebut, Prof Madyan berharap UNAIR dapat berkontribusi secara konkret. Terutama dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Tulungagung melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kurikulum yang relevan.
“Kami juga akan mengarahkan riset-riset dari temuan kami untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi Tulungagung. Baik dari potensi ekonomi hingga tantangan lingkungan,” imbuh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu.
Menutup sambutannya, Prof Madyan menekankan pentingnya semangat kolaborasi. “Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk kerja sama yang produktif dan berdampak,” tutupnya.
Bupati Gatut Sunu menyampaikan apresiasi kepada UNAIR yang telah hadir untuk berkolaborasi. Ia menyebut, keinginan untuk menjalin kerja sama ini telah ada sejak lama.
Tantangan pembangunan saat ini sangat berat dan dinamis. Sehingga pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. “Pada titik inilah kita berharap UNAIR dengan kapasitas riset, tenaga ahli, serta pengalaman pengabdian masyarakat bisa jadi mitra strategis Pemkab Tulungagung,” terangnya. (ita)

