Virus Corona, WNI Siap Dievakuasi
KESEHATAN PERISTIWA

Virus Corona, WNI Siap Dievakuasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Tim pendahulu telah memasuki Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan melakukan persiapan penjemputan 243 warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Wuhan dan sekitarnya.

“Insyaallah, tim evakuasi akan berangkat kurang dari 24 jam lagi dengan pesawat berbadan lebar agar mereka semua bisa diterbangkan ke Tanah Air,” ujar Presiden Jokowi melalui akun media sosial Twitter yang diunggah pukul 21.15, Jumat (31/1) malam.

Sementara itu, lanjut Presiden, di Indonesia, persiapan penerimaan juga terus dilakukan sesuai dengan prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku.

Sebagaimana disampaikan saat wawancara usai peresmian Underpass YIA, Presiden menyampaikan bahwa seluruh kegiatan evakuasi dikoordinasikan oleh Menteri Luar Negeri bersama seluruh menteri yang terkait, baik Menteri Kesehatan, Panglima TNI, kemudian Kepala BNPB, Kepala Pariwisata, Menteri Perhubungan dan semua yang terkait dengan ini.

“Karena ini juga merupakan sebuah pekerjaan besar,” ujar Presiden Jokowi saat ditanya wartawan terkait penanganan evakuasi WNI usai meresmikan Underpass YIA di Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta, Jumat (31/1).

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, menyampaikan bahwa WNI yang berada di beberapa titik di Provinsi Hubei sudah mulai bergerak menuju Wuhan dari beberapa titik.

Satu titik yang berada di kota Enshi yang jaraknya adalah 542 KM, Jingzhou jaraknya 222 KM. Ini jarak dari airport Wuhan.

Kemudian Huangshi jaraknya 100 KM, Xianning jaraknya 98 KM dan juga Wuhan itu sendiri dimana ada 5 titik,” ujar Menlu saat melepas Tim Penjemputan WNI ke Provinsi Hubei, di Terminal 1 Bandar Udara (bandara) internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (01/02).

Jumlah WNI yang akan kembali dengan tim penjemput, menurut Menlu, adalah 245 plus 5 tim aju yang sudah ada di lapangan dari sejak kemarin ikut pulang untuk menjalankan protokol kesehatan. “Jadi jumlah yang akan naik dari Wuhan adalah 250,” tambah Menlu.

Kepada Tim Penjemput, Menlu menyampaikan pesar agar tetap semangat, semua harus semangat, dan harus sehat. “Insyallah kita akan terus diberkahi kesehatan,” ujar Retno.

Pada kesempatan itu, Menlu juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang diberikan oleh K/L, sehingga misi penjemputan ini dapat diberangkatkan menjalankan misi penjemputan saudara setanah air yang sehat untuk kembali ke tanah air, serta menjalani proses sesuai dengan protokol kesehatan sebelum kembali ke keluarga.

Di akhir sambutan, Menlu menyampaikan selamat jalan kepada seluruh tim penjemput dan semua akan merasa bersama-sama dengan tim penjemput.

“Saya juga sekaligus memohon doa seluruh rakyat Indonesia, baik untuk tim penjemput, untuk warga negara kita, dan untuk Indonesia kita. Bismillah, semoga teman-teman kembali dengan selamat dan sehat,” pungkas Menlu di akhir sambutan. (sak)