Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Wagub Emil Dorong KUB Bank Jatim Jadi Motor Penguatan BPD Nasional dan Penggerak Ekonomi Kawasan Timur

Wagub Emil Dorong KUB Bank Jatim Jadi Motor Penguatan BPD Nasional dan Penggerak Ekonomi Kawasan Timur

PERISTIWA Tiara AS21/05/2026 - 18:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat memaparkan potensi ekonomi Jawa Timur dan penguatan KUB Bank Jatim di Jakarta.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan posisi strategis Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi nasional dalam Rapat Kerja Tahunan Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Jatim Tahun 2026 yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (20/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jajaran Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta pemerintah provinsi anggota KUB Bank Jatim tersebut, Emil juga mendorong KUB Bank Jatim menjadi role model penguatan sektor perbankan daerah di Indonesia.

Menurut Emil, Jawa Timur memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar karena menjadi penghubung utama kawasan Indonesia Barat dan Timur. Posisi tersebut dinilai menjadi modal strategis dalam memperkuat konektivitas ekonomi nasional.

“Jawa Timur merupakan penyumbang ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa sekaligus nasional. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara,” ujar Emil dalam paparannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 5,96 persen secara year on year (yoy), lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen.

Selain itu, kontribusi ekonomi Jawa Timur tercatat mencapai 25,16 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa dan sebesar 14,40 persen terhadap perekonomian nasional.

Emil menjelaskan bahwa struktur ekonomi Jawa Timur ditopang sejumlah sektor produktif seperti industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian yang berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari sisi logistik dan konektivitas, Jawa Timur juga memiliki keunggulan strategis melalui Pelabuhan Tanjung Perak yang melayani 24 dari 41 rute tol laut nasional. Kondisi tersebut membuat hampir 80 persen distribusi logistik menuju 19 provinsi di kawasan Indonesia Timur disuplai dari Jawa Timur.

“Posisi ini menjadikan Jawa Timur sebagai hub logistik nasional yang menghubungkan kawasan barat dan timur Indonesia,” katanya.

Tak hanya itu, Jawa Timur juga didukung infrastruktur strategis berupa 12 ruas jalan tol, 37 pelabuhan, tujuh bandara, 13 kawasan industri, dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta satu kawasan industri halal.

Dalam kesempatan tersebut, Emil turut menyoroti pentingnya penguatan Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai strategi transformasi bersama bagi Bank Pembangunan Daerah agar tetap kompetitif di tengah tantangan industri perbankan global.

Ia menilai KUB tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi strategi memperkuat skala usaha, kapasitas bisnis, serta daya saing antarbank daerah.

“KUB harus dipandang sebagai strategi transformasi bersama, bukan sekadar pemenuhan regulasi. Kolaborasi menjadi kunci agar BPD tetap relevan dan kompetitif,” tegasnya.

Menurut Emil, KUB Bank Jatim memiliki potensi besar untuk menjadi contoh penguatan sektor perbankan nasional melalui kolaborasi yang sehat dan produktif bersama anggota KUB lainnya.

“Saya optimistis KUB Bank Jatim dapat menjadi role model nasional dalam memperkuat konektivitas ekonomi Indonesia Timur serta menghadirkan multiplier effect bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan antargubernur dalam KUB merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional untuk memperkuat industri perbankan daerah secara sehat dan berkelanjutan.

“Rapat kerja ini menjadi momentum penting karena menghadirkan pemerintah daerah, OJK, dan BPD untuk membangun sinergi dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah bersama-sama,” jelas Emil.

Wagub Emil juga mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tetap solid dan resilien di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika industri keuangan.

Menurutnya, penguatan KUB harus mampu menghasilkan strategi nyata berupa shared growth, penguatan kapasitas, serta penciptaan nilai bersama antaranggota.

“KUB dapat menjadi jawaban dalam penguatan perbankan daerah sekaligus membangun strategic alliance menghadapi tantangan industri saat ini,” katanya.

Di sisi transformasi digital, Bank Jatim juga mencatatkan kinerja positif. Hingga saat ini, jumlah pengguna aplikasi JConnect telah mencapai lebih dari 993 ribu pengguna dengan nilai transaksi digital sebesar Rp65,77 triliun. Selain itu, transaksi QRIS Bank Jatim juga meningkat 60,76 persen secara year on year.

Emil menilai tantangan industri perbankan ke depan semakin kompleks, mulai dari perlambatan ekonomi global, disrupsi digital, perubahan perilaku nasabah, hingga risiko keamanan siber.

“Dalam situasi seperti ini, BPD tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi, penguatan skala, dan sinergi agar tetap mampu bersaing,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah, Syariah, dan Perbankan Daerah OJK, Defri Andri, mengatakan bahwa rapat kerja tahunan KUB Bank Jatim 2026 menjadi forum penting dalam menjembatani berbagai kepentingan di sektor perbankan daerah.

Menurutnya, industri perbankan saat ini menghadapi tekanan global akibat ketidakpastian geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah. Meski demikian, kondisi rasio keuangan BPD dinilai masih cukup terjaga.

Ia menjelaskan bahwa konsolidasi bank umum dilakukan untuk memperkuat struktur, ketahanan, dan daya saing industri perbankan nasional.

Rapat Kerja Tahunan 2026 KUB Bank Jatim dihadiri sejumlah anggota KUB, di antaranya Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Banten, Bank Sultra, dan Bank Lampung.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaedi, Direktur Manajemen Risiko Pertamina Ahmad Sidik Badrudin, serta Chief Economist Lembaga Riset Economic Intelligence Sunarsip. (tas) 

Bank jatim BPD ekonomi Jawa Timur Emil Dardak Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara KUB Bank Jatim OJK transformasi perbankan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.