Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
  • ITS Kukuhkan Lima Guru Besar Baru: Hadirkan Inovasi Energi Hijau, AI Adaptif hingga Infrastruktur Maritim
  • Kolaborasi BEI dan Anggota Bursa Liquidity Provider Saham Perkuat Likuiditas dan Efisiensi Perdagangan
  • Mahasiswa UNAIR Kembangkan NyxAId, Aplikasi AI dan Kacamata Pintar untuk Pertolongan Pertama Tunanetra
  • Kembalikan Fungsi Saluran dan Bahu Jalan, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL di Kawasan Gembong Tebasan
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Forum Jasa Konstruksi Jatim 2026–2029, Perkuat SDM dan Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»ITS Kukuhkan Lima Guru Besar Baru: Hadirkan Inovasi Energi Hijau, AI Adaptif hingga Infrastruktur Maritim

ITS Kukuhkan Lima Guru Besar Baru: Hadirkan Inovasi Energi Hijau, AI Adaptif hingga Infrastruktur Maritim

PERISTIWA Ita Nasyi’ah11/06/2026 - 12:42 WIB
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dengan mengukuhkan lima guru besar baru dalam Sidang Terbuka Dewan Profesor ITS yang berlangsung di Auditorium Research Center ITS, Kamis (11/6/2026).

Pengukuhan tersebut menambah jajaran akademisi bergelar profesor di lingkungan ITS sekaligus mempertegas kontribusi perguruan tinggi itu dalam menghasilkan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Lima profesor baru yang dikukuhkan menghadirkan gagasan ilmiah dari beragam disiplin ilmu, mulai dari energi terbarukan, kecerdasan buatan, sistem informasi, matematika, hingga teknologi kemaritiman.

Rektor ITS, Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD, menegaskan bahwa gelar profesor bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi, melainkan amanah besar untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan penelitian.

Menurut Bambang, semakin tinggi tingkat keilmuan yang dimiliki seorang akademisi, semakin besar pula tanggung jawabnya dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan bangsa. Karena itu, para guru besar diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak inovasi yang berdampak luas.

Prosesi pengukuhan diawali dengan orasi ilmiah Guru Besar ke-237 ITS, Prof Dr-Ing Doty Dewi Risanti ST MT dari Departemen Teknik Fisika. Dalam paparannya mengenai pemanfaatan limbah aluminium sebagai sumber energi hijau, ia menjelaskan potensi aluminium sebagai media penyimpanan energi hidrogen yang aman dan efisien.

Menurut Doty, aluminium memiliki keunggulan karena mampu menyimpan energi dalam bentuk padat pada kondisi normal sehingga lebih mudah didistribusikan dan ditransportasikan dibandingkan sumber energi lainnya. Inovasi tersebut dinilai berpotensi mendukung pengembangan ekonomi hidrogen yang saat ini menjadi salah satu fokus transisi energi global.

Selanjutnya, Guru Besar ke-238 ITS Prof Ir Ary Mazharuddin Shiddiqi SKom MCompSc PhD dari Departemen Teknik Informatika menyampaikan orasi ilmiah mengenai pengembangan kecerdasan buatan yang mampu belajar secara berkelanjutan melalui konsep continual learning.

Ary menjelaskan bahwa arah perkembangan AI masa depan tidak lagi hanya mengandalkan sistem statis, tetapi bergerak menuju kecerdasan adaptif yang dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan dan kebutuhan pengguna. Konsep tersebut terinspirasi dari cara manusia belajar dan mengembangkan pengetahuan sepanjang hidupnya.

Sementara itu, Guru Besar ke-239 ITS Prof Dr Sholiq ST MKom MSA dari Departemen Sistem Informasi menyoroti transformasi pembiayaan proyek perangkat lunak di era microservice dan sistem berbasis kecerdasan buatan generatif. Menurutnya, pendekatan baru dalam pengelolaan proyek digital menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital di sektor pemerintahan, industri, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Orasi berikutnya disampaikan oleh Guru Besar ke-240 ITS Prof Dr Mahmud Yunus MSi dari Departemen Matematika. Dalam kajiannya, Mahmud menguraikan peran analisis fungsional dalam mendukung transformasi digital modern, khususnya pada bidang keamanan informasi dan pengolahan citra digital.

Ia menjelaskan bahwa konsep-konsep matematika abstrak yang selama ini berkembang di lingkungan akademik memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi informasi modern. Pendekatan tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat kemandirian bangsa di bidang teknologi digital dan keamanan data.

Pengukuhan ditutup dengan orasi ilmiah Guru Besar ke-241 ITS, Prof Silvianita ST MSc PhD dari Departemen Teknik Kelautan. Profesor perempuan pertama dari Fakultas Teknologi Kelautan ITS tersebut memaparkan pentingnya manajemen risiko sebagai fondasi utama dalam pengelolaan infrastruktur maritim yang aman dan berkelanjutan.

Menurut Silvianita, kompleksitas sektor maritim menuntut pendekatan pengelolaan yang tidak hanya berfokus pada mitigasi risiko, tetapi juga menjadikan manajemen risiko sebagai bagian integral dalam setiap tahap perencanaan dan pengoperasian infrastruktur. Pendekatan tersebut dinilai krusial bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan aktivitas maritim yang sangat tinggi.

Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Dr Ir Imam Robandi MT, dalam sambutannya menekankan pentingnya kebebasan akademik bagi seorang profesor. Ia menilai independensi berpikir menjadi syarat utama agar para guru besar mampu menghasilkan gagasan dan riset yang inovatif serta memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Imam menyampaikan bahwa profesor memiliki tanggung jawab untuk terus mengeksplorasi dan mengembangkan bidang keilmuan yang ditekuni tanpa terikat oleh batasan-batasan yang menghambat kreativitas akademik. Dengan demikian, lahir berbagai inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan global.

Meski berasal dari bidang yang berbeda, kelima guru besar baru ITS membawa benang merah yang sama, yakni menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Mulai dari pengembangan energi hijau, kecerdasan buatan adaptif, transformasi digital, keamanan informasi, hingga pengelolaan infrastruktur maritim, seluruh gagasan yang dipaparkan menunjukkan arah riset yang relevan dengan kebutuhan Indonesia di masa depan.

Pengukuhan lima profesor baru ini sekaligus menjadi bukti komitmen ITS dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, mendorong lahirnya inovasi strategis, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, kehadiran para guru besar baru diharapkan mampu memperkuat posisi ITS sebagai pusat riset dan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (tas)

Guru Besar ITS inovasi teknologi ITS ITS pendidikan tinggi Indonesia pengukuhan profesor ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan

11/06/2026 - 21:40 WIB

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027

11/06/2026 - 14:48 WIB

Kolaborasi BEI dan Anggota Bursa Liquidity Provider Saham Perkuat Likuiditas dan Efisiensi Perdagangan

11/06/2026 - 11:13 WIB

Mahasiswa UNAIR Kembangkan NyxAId, Aplikasi AI dan Kacamata Pintar untuk Pertolongan Pertama Tunanetra

11/06/2026 - 09:36 WIB

Kembalikan Fungsi Saluran dan Bahu Jalan, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL di Kawasan Gembong Tebasan

10/06/2026 - 13:29 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan

11/06/2026 - 21:40 WIB

Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027

11/06/2026 - 14:48 WIB

ITS Kukuhkan Lima Guru Besar Baru: Hadirkan Inovasi Energi Hijau, AI Adaptif hingga Infrastruktur Maritim

11/06/2026 - 12:42 WIB

Kolaborasi BEI dan Anggota Bursa Liquidity Provider Saham Perkuat Likuiditas dan Efisiensi Perdagangan

11/06/2026 - 11:13 WIB

Mahasiswa UNAIR Kembangkan NyxAId, Aplikasi AI dan Kacamata Pintar untuk Pertolongan Pertama Tunanetra

11/06/2026 - 09:36 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.