Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Aplikasi Khusus Petani Walet

Aplikasi Khusus Petani Walet

PERISTIWA redaksi23/09/2022 - 15:00 WIB

Perusahaan “Markas Walet” milik Alumni Universitas Airlangga (UNAIR) siap luncurkan aplikasi berbasis agritech dan edutech.

Pendiri perusahaan sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair atau akrab disapa Fairuz, mengungkapkan, adanya aplikasi ini akan membantu meningkatkan keberhasilan budidaya walet di Indonesia.

“Aplikasi ini untuk industri sarang burung walet guna membantu para petani walet di Indonesia,” ungkap alumni Matematika UNAIR pada Selasa (20/09).

Lanjut Fairuz, Aplikasi tersebut akan dibekali dengan Artificial Intelligence (AI) berupa penghitung populasi burung walet menggunakan metode deep learning.

Deep learning sendiri merupakan sebuah komputer belajar yang mengklasifikasi secara langsung gambar atau suara walet. Metode itu diyakini mampu memberikan hasil akhir yang berkualitas dan dapat mengurangi biaya operasional.

Fairuz menyebut, Aplikasi ini merupakan yang pertama sebagai alat penghitung walet secara realtime. Hal itu, sambungnya, juga akan membantu pemerintah dalam memetakan potensi dan perilaku walet secara ilmiah.

Karena selama ini, menurut Fairuz, pengembangan walet di Indonesia hanya berpedoman pada folklor atau resep turun temurun saja. “Grup kita ini bisa menjadi pioner untuk transisi folklor menjadi scientific,” imbuh Fairuz.

Selain itu, sambung Fairuz, melalui aplikasi yang akan diluncurkan pada bulan Oktober 2022 ini, para praktisi serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka akan mudah dalam berkolaborasi.

Kolaborasi yang dimaksud, sambung Fairuz, adalah untuk menghadirkan sistem pembelajaran terpadu budidaya walet. “Dengan itu tentu akan membantu petani walet dalam meningkatkan nilai jual sarang burung walet,” ucap Fairuz.

Markas Walet sendiri merupakan Perusahaan hasil binaan Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) UNAIR. Perusahaan ini bergerak pada bidang budidaya dan pencucian sarang walet.

Selain itu terdapat beberapa lini usaha, seperti makanan dan minuman dari sarang burung walet, Parfum walet, pembuatan gedung walet, seminar budidaya walet, dan empat lini usaha lainnya yang berhubungan dengan walet.

Perusahaan yang didirikan oleh Wisudawan berprestasi UNAIR 2019 itu, berada dibawah naungan PT Lentera Alam Nusantara yang sudah berjalan sejak 2018. Fairuz mengaku mendapat ide bisnis walet ini pasca lolos Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) tahun 2018.

Pada saat itu, dia menggagas software digital marketing, dari sana Fairuz mulai menggunakan gagasannya tersebut menjadi komponen bisnis dan merintis usaha dengan dibantu oleh teman terdekatnya. “Mayoritas tim kita alumni BEM UNAIR,” pungkas wakil presiden BEM UNAIR 2019 itu. (ita)

Aplikasi Khusus Petani Walet
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.