ASEAN Para Games 2022 Siap Digelar
OLAHRAGA PERISTIWA

ASEAN Para Games 2022 Siap Digelar

Kepercayaan induk-induk organisasi olahraga internasional kepada Indonesia tak pernah surut untuk meminta bangsa ini menjadi pengampu lomba antarnegara. Setelah menggelar kejuaraan bola basket internasional Piala Asia FIBA 2022, Indonesia juga telah ditunjuk sebagai tuan rumah ASEAN Para Games (APG) 2022.

Ini adalah perhelatan olahraga multicabang dua tahunan khusus penyandang disabilitas di kawasan Asia Tenggara.

Kota Surakarta atau dikenal sebagai Solo akan menjadi lokasi penyelenggaraan APG ke-11. Solo sudah dua kali dipercaya jadi tuan rumah setelah sebelumnya di APG keenam, pada 2011.

Untuk kebutuhan APG, sebuah kepanitiaan nasional turut dibentuk. Namanya Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committe (INASPOC) 2022. Kemudian diperkuat dengan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 yang terbit pada 17 Juni 2022.

“Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Panitia Nasional INASPOC dapat mengikutsertakan, bekerja sama, dan/atau berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan/atau pihak lain yang dianggap perlu sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing,” demikian isi Perpres.

National Paralympic Committe (NPC) Indonesia sebagai pelaksana APG 2022 juga telah meminta Wali Kota Gibran Rakabuming Raka sebagai Ketua INASPOC. NPC Indonesia yang berpusat di Solo adalah induk organisasi olahraga penyandang disabilitas di tanah air.

Panitia Nasional INASPOC terdiri atas dua unsur, yaitu pengarah diketuai Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy. Sedangkan penyelenggara diketuai Menpora dengan wakil ketuanya adalah Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun. Dalam melaksanakan tugasnya, Panitia Nasional INASPOC bertanggung jawab kepada Presiden.

Ada 14 cabang olahraga dipertandingkan pada APG 2022, seperti atletik, tenis kursi roda, sepak bola (cerebral palsy dan tuna netra), boccia, catur, angkat berat, tenis meja, judo, basket kursi roda, voli duduk, dan renang. INASPOC dan NPC Indonesia telah menyiapkan 14 venue di Kota Solo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Semarang untuk seluruh cabang tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Rima Ferdianto, untuk sementara ada sebanyak 1.800 atlet dan ofisial dari 11 negara termasuk Indonesia terdaftar di APG 2022. Mereka rencananya mulai berdatangan sejak 26 Juli 2022 dan ditempatkan pada 17 hotel di Solo Raya dan dua hotel di Kota Semarang. Seluruhnya merupakan hotel bintang 4 dan 5 serta ramah disabilitas. Penempatan atlet serta ofisial di hotel berdasarkan cabang olahraga.

Sedangkan Direj Hubdar Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno menyatakan, pihaknya telah menyiapkan total 130 unit bus untuk keperluan APG 2022. Sebanyak 65 unit berupa bus khusus bagi atlet kursi roda dan 65 unit lainnya untuk atlet disabilitas nonkursi roda.

Seluruh bus ini dipakai untuk transportasi atlet dan ofisial sejak dari Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo menuju hotel dan ke arena pertandingan selama APG 2022 berlangsung.

Layaknya setiap event olahraga, INASPOC juga telah mengenalkan maskot APG 2022 kepada masyarakat. Namanya Rajamala atau Rojomolo, tokoh pewayangan yang dicirikan dengan tubuh merah, mata melotot, dan memiliki kumis tebal. Ia adalah kesatria Wirata di zaman Prabu Matswapati. Sosoknya digambarkan sebagai setengah manusia dan raksasa nan sakti serta tak tertandingi.

Gibran menjelaskan, Rajamala dipilih sebagai maskot untuk menggambarkan budaya Kota Solo yang kental. Maskot juga telah diperkenalkan kepada masyarakat Kota Solo pada 3 Juli 2022, lewat sebuah kirab menyusuri jalan utama bersama atlet-atlet paralimpik Indonesia.

Dalam sejarah Keraton Surakarta, Rajamala ini merupakan pusaka canthik (cucuk) kapal dari kayu donoloyo yang dibuat pada masa Pakubuwono IV. Awalnya kapal dipakai hilir mudik Solo-Gresik. Semasa Pemerintahan Pakubuwono IV hingga Pakubuwono IX, kapal juga dipakai untuk membawa bantuan saat terjadinya banjir. Canthik Rajamala kemudian menjadi simbol kebesaran Keraton Surakarta.

Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi juara umum pada APG 2022 dengan target membawa pulang 105 medali emas. Kendati begitu, untuk mewujudkannya bukan hal mudah karena kontingen Thailand selaku rival terberat akan mengirimkan 312 atlet sedangkan Indonesia hanya 210 atlet. Thailand merupakan juara umum pada enam perhelatan APG termasuk saat di Solo 11 tahun lalu.

Senny telah menambah kekuatan atlet Indonesia sebanyak 111 orang lagi hingga totalnya menjadi 321 orang. Semoga dengan penambahan kekuatan itu, target juara umum bisa terwujud seperti yang diraih sebelumnya saat APG 2017 di Kuala Lumpur dan APG 2014 di Naypydaw, Myanmar. (indonesia.go.id)